Belajar tak Lagi Berbatas Dinding, Mahasiswa Cyber University Diajak Jelajah Dunia Lewat Edutrip
Belajar tak Lagi Berbatas Dinding, Mahasiswa Cyber University Diajak Jelajah Dunia Lewat Edutrip

Belajar tak Lagi Berbatas Dinding, Mahasiswa Cyber University Diajak Jelajah Dunia Lewat Edutrip

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Cyber University, yang dikenal sebagai kampus pembentuk pemimpin digital masa depan, meluncurkan program Edutrip yang menembus batas tradisional ruang kelas. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lokasi bersejarah dan pusat inovasi, sekaligus mengintegrasikan teknologi digital dalam proses belajar.

Melalui Edutrip, peserta diajak menjelajahi beberapa destinasi penting, antara lain:

  • Bandar Lampung – kunjungan ke museum antariksa untuk memahami teknologi luar angkasa.
  • Yogyakarta – workshop di pusat inovasi kreatif yang memadukan seni tradisional dengan teknologi AR/VR.
  • Jakarta – kunjungan ke perusahaan startup fintech untuk melihat aplikasi nyata dari data science.

Setiap destinasi dirancang sebagai modul pembelajaran yang menggabungkan kuliah daring, diskusi kelompok, serta proyek berbasis lapangan. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja.

Selama program, para mahasiswa dibagi menjadi tim kecil yang dipandu oleh mentor digital dari Cyber University. Mentor tersebut memberikan arahan, memfasilitasi sesi tanya‑jawab, dan menilai hasil proyek akhir yang berupa laporan digital atau prototype aplikasi.

Manfaat utama Edutrip antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman kontekstual melalui pembelajaran di lokasi nyata.
  • Mengembangkan soft skill seperti kerja tim, kepemimpinan, dan komunikasi lintas budaya.
  • Memperluas jaringan profesional dengan menghubungkan mahasiswa ke pelaku industri lokal dan internasional.

Rektor Cyber University, Prof. Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan, “Program ini menjawab tantangan pendidikan masa kini yang membutuhkan fleksibilitas, inovasi, dan keterhubungan global. Dengan Edutrip, kami ingin mahasiswa tidak lagi terkurung oleh dinding kelas, melainkan menjadi agen perubahan yang aktif di dunia nyata.”

Program Edutrip dijadwalkan berlangsung selama tiga minggu, dengan total 120 mahasiswa terpilih dari berbagai jurusan. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan pada motivasi belajar serta kemampuan analitis peserta.

Keberhasilan Edutrip diharapkan menjadi model bagi institusi pendidikan lain di Indonesia untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis perjalanan dengan teknologi digital, membuka peluang baru bagi generasi digital native.