Banyak peminat, Bangkalan minta pusat percepat bangun Sekolah Rakyat

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, melaporkan tingginya minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat yang digencarkan pemerintah pusat. Hingga akhir April 2024, lebih dari 1.200 calon siswa dari 25 desa telah mendaftar, melebihi target awal sebesar 800 peserta.

Seiring dengan meningkatnya angka pendaftar, pemda Bangkalan menilai bahwa fasilitas fisik belum memadai. Saat ini hanya ada tiga gedung sekolah yang siap pakai, sementara kebutuhan ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan masih jauh dari kebutuhan riil.

Akibat keterbatasan fasilitas, sejumlah orang tua dan tokoh masyarakat menuntut percepatan pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Mereka menilai bahwa penundaan dapat menghambat akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Bupati Bangkalan, Dr. H. Abdul Haris:

  • Segera alokasikan dana tambahan melalui mekanisme “Bantuan Operasional Sekolah” (BOS) untuk konstruksi gedung baru.
  • Percepat proses perizinan dan tender pembangunan agar tidak terjadi penundaan administratif.
  • Libatkan kontraktor lokal untuk mempercepat pelaksanaan dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja setempat.

Pihak pusat, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menyatakan komitmen untuk meninjau kembali jadwal pembangunan. Menteri Pendidikan menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian penting dari upaya pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.

Jika permintaan Bangkalan dipenuhi, estimasi penyelesaian pembangunan gedung tambahan diperkirakan dalam enam bulan ke depan. Hal ini diharapkan dapat menampung seluruh calon siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui fasilitas yang memadai.

Selain peningkatan infrastruktur, pemerintah daerah juga berencana mengoptimalkan penggunaan teknologi pendidikan, seperti kelas daring hybrid, untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas sementara.

Dengan percepatan ini, diharapkan Sekolah Rakyat Bangkalan dapat menjadi contoh sukses dalam memperluas akses pendidikan, sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk menuntut ilmu.