ASDP Perkuat Maritim Kepri Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban
ASDP Perkuat Maritim Kepri Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban

ASDP Perkuat Maritim Kepri Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban

LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meluncurkan program strategis untuk memperkuat gerbang maritim Kepulauan Riau (Kepri) melalui pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban yang berlokasi di Kabupaten Bintan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan perusahaan BUMN dalam meningkatkan konektivitas antarpulau serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

Kepulauan Riau terdiri dari lebih dari 3.000 pulau, sehingga transportasi laut menjadi tulang punggung mobilitas barang dan penumpang. Selama ini, keterbatasan infrastruktur pelabuhan menghambat alur logistik, menurunkan efisiensi operasional kapal feri, dan membatasi potensi pariwisata.

Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban direncanakan dalam dua fase utama. Fase pertama mencakup pelebaran dermaga utama, penambahan lima titik pemberhentian kapal feri, serta pembangunan fasilitas penunjang seperti gudang penyimpanan dan area parkir kendaraan. Fase kedua meliputi pembangunan terminal penumpang berstandar internasional, sistem keamanan modern, dan pusat logistik terpadu. Total investasi yang dialokasikan mencapai Rp 850 miliar, dengan sebagian dana berasal dari anggaran APBN dan sisanya dari kemitraan publik‑swasta.

Komponen Investasi (Rp Miliar) Target Penyelesaian
Pelebaran Dermaga & Infrastruktur Dasar 350 2024
Terminal Penumpang & Fasilitas Keamanan 300 2025
Pusat Logistik & Gudang 200 2025

Manfaat yang diharapkan dari proyek ini meliputi:

  • Peningkatan kapasitas penumpang harian hingga 10.000 orang.
  • Pengurangan waktu tempuh kapal feri antar pulau sebesar 20%.
  • Penciptaan lebih dari 2.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.
  • Peningkatan volume perdagangan laut regional hingga 15% dalam tiga tahun pertama.
  • Dukungan pertumbuhan sektor pariwisata dengan penambahan rute wisata baru.

Direktur Utama PT ASDP, Budi Santoso, menyatakan, “Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban adalah tonggak penting dalam mewujudkan jaringan transportasi laut yang terintegrasi di Kepri. Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan feri yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat serta pelaku usaha di wilayah ini.”

Secara ekonomi, proyek ini diproyeksikan akan menambah kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri sebesar 1,2% per tahun, terutama melalui peningkatan arus barang, layanan logistik, dan aktivitas pariwisata. Selain itu, fasilitas baru diharapkan menarik investasi sektor perikanan, manufaktur ringan, dan e‑commerce yang selama ini terkendala oleh akses pelabuhan yang kurang memadai.

Jadwal penyelesaian keseluruhan proyek ditargetkan pada akhir 2025, dengan fase pertama yang sudah memasuki tahap konstruksi pada kuartal kedua 2024. Pemerintah Provinsi Riau Islands dan PT ASDP berjanji akan terus memantau progres dan menyesuaikan strategi bila diperlukan demi memastikan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan langkah ini, ASDP menegaskan kembali perannya sebagai penggerak utama transportasi laut di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Kepri sebagai hub maritim strategis di kawasan Asia‑Pasifik.