43 Juta Siswa Sudah Terima MBG, Mendikdasmen Minta Dilanjutkan Karena Sangat Positif
43 Juta Siswa Sudah Terima MBG, Mendikdasmen Minta Dilanjutkan Karena Sangat Positif

43 Juta Siswa Sudah Terima MBG, Mendikdasmen Minta Dilanjutkan Karena Sangat Positif

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pada tahun 2022 kini telah menjangkau sekitar 43 juta siswa di seluruh Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, program ini mencakup lebih dari 200.000 sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Hasil pemantauan menunjukkan peningkatan signifikan pada status gizi dan konsentrasi belajar. Sebagian besar guru melaporkan penurunan tingkat kelelahan di kelas serta peningkatan kehadiran siswa.

  • Penurunan prevalensi stunting sebesar 3,2% dalam dua tahun terakhir.
  • Peningkatan nilai rata‑rata matematika sebesar 0,4 poin pada ujian nasional.
  • Kehadiran siswa naik rata‑rata 5% dibandingkan periode sebelum MBG.

Menanggapi capaian tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menekankan bahwa program MBG harus dilanjutkan dan diperluas. Ia menyatakan, “Dampak positif yang terlihat tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pada prestasi belajar. Oleh karena itu, pemerintah akan mengupayakan pendanaan berkelanjutan dan penambahan menu gizi seimbang.”

Keberlanjutan program diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 15 triliun per tahun, termasuk biaya logistik, pelatihan kantin, serta pengawasan mutu bahan makanan. Pemerintah berencana menggandeng sektor swasta dan lembaga donor untuk memperkuat sumber daya.

Para orang tua dan tokoh masyarakat juga memberikan dukungan. Banyak yang menilai MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda, khususnya dalam menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan daya saing tenaga kerja di masa depan.

Dengan dukungan luas dari berbagai pemangku kepentingan, diharapkan MBG dapat menjadi standar nasional dalam penyediaan makanan bergizi di lingkungan belajar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia.