LintasWarganet.com – 05 Juli 2026 | Anggota Komisi IX DPR dorong perempuan-UMKM jadi motor ekonomi daerah, demikian pernyataan Sri Meliyana Bursah dalam sebuah diskusi yang diadakan baru-baru ini. Menurutnya, pemberdayaan perempuan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah.
Pada kesempatan tersebut, Sri Meliyana menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas perempuan sebagai pelaku UMKM. Dalam konteks ini, perempuan diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.
“Kami melihat bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat berperan aktif dalam mengembangkan UMKM yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, Sri Meliyana juga menyoroti beberapa program yang telah dilaksanakan untuk mendukung pengembangan UMKM yang dikelola oleh perempuan. Beberapa inisiatif ini mencakup pelatihan keterampilan, akses modal, serta pemasaran produk. “Kami ingin memastikan bahwa perempuan memiliki akses yang sama terhadap sumber daya dan peluang yang ada,” tambahnya.
Lebih lanjut, anggota Komisi IX DPR dorong perempuan-UMKM jadi motor ekonomi daerah ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jaringan dan memperluas pasar bagi produk yang dihasilkan oleh UMKM perempuan.
Dalam konteks kebijakan, Sri Meliyana menekankan perlunya dukungan dari pemerintah dalam bentuk regulasi yang ramah terhadap UMKM. Dia juga berharap agar pemerintah daerah lebih aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pengembangan sektor UMKM. “Kita butuh kebijakan yang mendorong inovasi dan kreativitas. Tanpa itu, potensi yang ada tidak akan maksimal,” ucapnya.
Salah satu contoh sukses yang diangkat dalam diskusi adalah program pelatihan kewirausahaan yang telah dilaksanakan di beberapa daerah. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang manajemen usaha, tetapi juga membantu para peserta dalam mengakses pembiayaan dan pemasaran produk. Dengan demikian, perempuan yang terlibat dalam UMKM dapat lebih mandiri dan berdaya saing.
“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang aktif dalam perekonomian. Dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, mereka dapat berkontribusi lebih besar,” tambah Sri Meliyana.
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi oleh perempuan dalam menjalankan usaha juga tidak bisa diabaikan. Banyak di antara mereka yang terhambat oleh kurangnya akses terhadap informasi dan dukungan yang memadai. Oleh karena itu, Sri Meliyana mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi perempuan pelaku UMKM.
Dengan langkah-langkah yang tepat, Anggota Komisi IX DPR dorong perempuan-UMKM jadi motor ekonomi daerah diharapkan dapat terwujud. Diharapkan, upaya ini tidak hanya akan memberdayakan perempuan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Secara keseluruhan, peran perempuan dalam UMKM sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, akan menjadi kunci dalam mewujudkan potensi tersebut. Dengan demikian, perempuan dapat mengambil posisi yang lebih strategis dalam ekonomi daerah dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet