Kebanggaan Keluarga Hermansyah: Ashanty Raih Doktoral dengan Kebaya Hijau, Anang dan Azriel Satu Wisuda di Unair
Kebanggaan Keluarga Hermansyah: Ashanty Raih Doktoral dengan Kebaya Hijau, Anang dan Azriel Satu Wisuda di Unair

Kebanggaan Keluarga Hermansyah: Ashanty Raih Doktoral dengan Kebaya Hijau, Anang dan Azriel Satu Wisuda di Unair

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Surabaya, 24 Juni 2026 – Suasana megah meliputi Airlangga Convention Center pada Wisuda Periode ke‑262 Universitas Airlangga (Unair) ketika Anang Hermansyah, Ashanty, dan putra mereka, Azriel, melangkah bersama menapaki panggung akademik. Kejadian langka ini menandai satu hari istimewa di mana tiga generasi keluarga Hermansyah menuntaskan pendidikan masing‑masing pada jenjang yang berbeda, sekaligus menorehkan prestasi akademik yang hampir sempurna.

Kebanggaan Keluarga Hermansyah

Ritual wisuda yang biasanya diselenggarakan secara terpisah kini berubah menjadi momen kebersamaan yang menginspirasi. Anang, yang sebelumnya dikenal sebagai musisi dan mantan anggota DPR RI, menunda jadwal wisudanya selama tiga bulan demi dapat berbagi podium dengan istri dan anaknya. Keputusan itu mendapat sorotan publik karena menegaskan nilai keluarga dan komitmen pada pendidikan.

Prestasi Akademik Ashanty

Di usia 43 tahun, Ashanty berhasil menamatkan Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Pencapaian tersebut menjadi bukti kegigihan seorang penyanyi, pengusaha, dan ibu rumah tangga yang harus membagi waktu antara karier, keluarga, dan studi. Ia mengakui bahwa proses penulisan disertasi penuh tantangan, bahkan sempat mengalami kelelahan dan rasa ingin menyerah. Namun, dukungan suami, anak, serta lingkungan akademik Unair yang kondusif menjadi faktor penentu keberhasilannya.

Prestasi Akademik Anang dan Azriel

Anang Hermansyah menyelesaikan Program Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan IPK 3,96, sedikit melampaui pencapaian istrinya. Sementara Azriel, putra kedua pasangan, memperoleh gelar Magister Ilmu Politik dengan IPK 3,57. Ketiga nilai tersebut mencerminkan standar tinggi yang diterapkan oleh keluarga Hermansyah dalam menuntut ilmu.

  • Ashanty – Doktor (S3) PSDM – IPK 3,94
  • Anang Hermansyah – Magister (S2) PSDM – IPK 3,96
  • Azriel Hermansyah – Magister (S2) Ilmu Politik – IPK 3,57

Penampilan Kebaya Modern Ashanty

Selain prestasi akademiknya, Ashanty mencuri perhatian dengan busana kebaya modern berwarna hijau zamrud yang dipadukan dengan sentuhan tradisional Indonesia. Kebaya tersebut menonjolkan siluet elegan, diperkaya bordir halus serta aksen songket yang memberi nuansa kontemporer namun tetap menghormati warisan budaya. Penampilannya mendapat pujian dari para hadirin, yang memuji keseimbangan antara keanggunan dan kepercayaan diri.

Dampak Sosial dan Inspirasi

Keberhasilan keluarga Hermansyah tidak hanya menjadi berita hiburan semata, melainkan menjadi contoh konkret bahwa pendidikan tinggi dapat dicapai oleh siapa saja, termasuk figur publik dengan jadwal padat. Ashanty menyatakan niatnya untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, bahkan menyinggung rencana melanjutkan ke jenjang doktoral lagi di masa depan. Anang menekankan pentingnya pemanfaatan ilmu untuk kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menambah gelar.

Acara wisuda juga diwarnai dengan penampilan hiburan khusus dari keluarga Hermansyah, menambah kehangatan dan memberikan sentuhan pribadi pada prosesi resmi. Kehadiran tokoh nasional seperti Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam forum strategis di Unair pada hari yang sama menegaskan peran penting universitas sebagai pusat pengembangan kebijakan dan kepemimpinan.

Kesimpulannya, momen wisuda bersama ini menegaskan nilai penting pendidikan lintas generasi, menampilkan sinergi antara prestasi akademik, kebudayaan, dan kepedulian sosial. Keluarga Hermansyah kini menjadi simbol inspiratif bagi generasi muda Indonesia yang bermimpi menyeimbangkan karier, keluarga, dan ilmu pengetahuan.