Disdag Semarang Pastikan Harga Minyak Goreng MinyaKita Tetap Stabil

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Disdag Kota Semarang menegaskan bahwa harga minyak goreng merek MinyaKita di pasar tradisional tetap berada pada level stabil meskipun harga nasional mengalami fluktuasi.

Pengawasan dilakukan secara intensif sejak awal tahun 2024 dengan tim lapangan yang memeriksa harga di lebih dari dua puluh pasar tradisional, termasuk Pasar Semawis, Pasar Bulu, dan Pasar Tugu. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga jual eceran MinyaKita konsisten di kisaran Rp 15.500‑Rp 15.800 per liter.

Berikut rangkuman harga yang tercatat pada 22 Mei 2024:

Pasar Harga (Rupiah/Liter)
Pasar Semawis 15.500
Pasar Bulu 15.600
Pasar Tugu 15.800

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disdag) Semarang, Dr. Hadi Susilo, menjelaskan bahwa stabilitas ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Ketersediaan pasokan minyak goreng dalam negeri yang cukup, berkat peningkatan produksi kelapa sawit.
  • Pengendalian tarif impor serta kebijakan subsidi yang masih berlaku.
  • Kerja sama yang erat antara distributor, pedagang pasar, dan pemerintah daerah dalam menahan praktik penimbunan.

Ia menambahkan, “Kami akan terus melakukan survei harga secara berkala dan menindak tegas setiap indikasi praktik spekulasi yang dapat mengganggu kestabilan harga bagi konsumen.”

Stabilnya harga MinyaKita memberikan dampak positif bagi rumah tangga di Semarang, terutama bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah yang mengalokasikan sebagian besar anggaran untuk kebutuhan pangan.

Pemerintah kota juga berencana memperluas program pengawasan ke pasar modern dan toko swalayan, serta meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya membeli produk dengan label harga yang jelas.