Devisa Sektor Pariwisata Triwulan I 2026 Tumbuh 6,3 Persen, Akademisi Sebut Peluang SDM Masih Banyak
Devisa Sektor Pariwisata Triwulan I 2026 Tumbuh 6,3 Persen, Akademisi Sebut Peluang SDM Masih Banyak

Devisa Sektor Pariwisata Triwulan I 2026 Tumbuh 6,3 Persen, Akademisi Sebut Peluang SDM Masih Banyak

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Devisa yang dihasilkan oleh sektor pariwisata Indonesia mengalami peningkatan sebesar 6,3% pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan pemulihan yang berkelanjutan setelah masa penurunan akibat pandemi, serta menunjukkan daya tarik destinasi dalam negeri yang semakin kuat.

Data resmi menunjukkan bahwa nilai devisa pariwisata pada Triwulan I 2026 mencapai sekitar USD 3,2 miliar, naik dari USD 3,0 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik yang mencapai 12,5% serta peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 4,8%.

Triwulan Pertumbuhan Devisa (%)
I 2026 6,3

Para akademisi menilai bahwa meski angka pertumbuhan positif, potensi sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata masih jauh dari optimal. Menurut Prof. Rina Hartati dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, “Peningkatan devisa tidak akan berkelanjutan jika kualitas layanan belum sejalan dengan ekspektasi wisatawan internasional. Investasi dalam pelatihan, bahasa asing, serta kompetensi digital sangat penting.”

Berikut beberapa peluang yang diidentifikasi oleh para pakar untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap devisa:

  • Pengembangan program sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja di bidang perhotelan dan layanan wisata.
  • Peningkatan kurikulum pendidikan pariwisata yang menekankan pada inovasi digital dan pemasaran online.
  • Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan dalam program magang berbasis kompetensi.
  • Fokus pada destinasi non‑metropolitan untuk mendiversifikasi aliran wisatawan dan mengurangi kepadatan di daerah utama.

Selain itu, pemerintah diperkirakan akan memperkuat regulasi yang mendukung investasi asing di sektor pariwisata, sekaligus memperluas program visa yang lebih fleksibel untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Dengan sinergi antara kebijakan publik, peningkatan kualitas SDM, dan inovasi layanan, sektor pariwisata diharapkan dapat terus menyumbang pertumbuhan devisa yang signifikan dalam tahun-tahun mendatang.