Prabwu Perkuat Peran Himbara Lewat Kebijakan Ekspor Satu Pintu

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka memperkuat fondasi ekonomi nasional. Arahan tersebut disampaikan melalui serangkaian kebijakan yang menitikberatkan pada pelaksanaan sistem ekspor satu pintu.

Ekspor satu pintu merupakan mekanisme terpadu yang menggabungkan proses perizinan, kepabeanan, dan layanan keuangan dalam satu platform. Dengan mengintegrasikan fungsi-fungsi tersebut, pemerintah berharap dapat mempercepat alur ekspor, mengurangi biaya administrasi, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Berikut beberapa poin utama kebijakan yang diusung:

  • Peran Sentral Himbara: Bank-bank milik negara akan menjadi lembaga keuangan utama dalam mendukung transaksi ekspor, termasuk pembiayaan pra‑ekspor, jaminan pembayaran, dan likuiditas bagi eksportir.
  • Penyederhanaan Prosedur: Semua dokumen dan persetujuan terkait ekspor akan diproses melalui satu gerbang digital, meminimalisir duplikasi dan mempercepat waktu penyelesaian.
  • Penguatan Infrastruktur Digital: Pemerintah berkomitmen mengembangkan sistem TI yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
  • Peningkatan Kapasitas SDM: Program pelatihan khusus akan diluncurkan bagi staf Himbara dan lembaga terkait agar dapat mengoperasikan platform ekspor satu pintu secara optimal.

Dengan mengoptimalkan peran Himbara, diharapkan aliran devisa negara akan meningkat, sementara risiko kegagalan pembayaran dapat diminimalisir. Kebijakan ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperluas basis ekspor, khususnya pada sektor manufaktur, agrikultur, dan produk digital.

Pemerintah menargetkan peningkatan nilai ekspor tahunan sebesar 10‑15% dalam tiga tahun ke depan, seiring dengan implementasi penuh sistem satu pintu dan dukungan aktif Himbara.