Efek Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Mentah Kembali Turun
Efek Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Mentah Kembali Turun

Efek Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Mentah Kembali Turun

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Penandatanganan perjanjian sementara yang mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran pada Kamis (18/6) menurunkan ekspektasi ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah, memicu penurunan harga minyak mentah dunia.

Pasar komoditas merespons dengan cepat. Harga Brent turun sekitar 1,2% menjadi $78 per barel, sementara harga West Texas Intermediate (WTI) melambat 1,1% menjadi $73 per barel. Penurunan ini mencerminkan harapan para pelaku pasar bahwa pasokan minyak tidak akan lagi terhambat oleh konflik militer.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga:

  • Penghapusan risiko konflik: Kesepakatan mengurangi ketidakpastian pasokan minyak dari Teluk Persia, wilayah utama produksi minyak dunia.
  • Kebijakan produksi OPEC+: Organisasi tetap pada kuota produksi yang sudah disepakati, sehingga penurunan harga lebih dipicu oleh sentimen geopolitik.
  • Permintaan global: Permintaan tetap stabil meski ada kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi di beberapa negara maju.

Analisis para pakar menunjukkan bahwa meskipun harga turun, pasar masih berada dalam zona volatilitas tinggi. Mereka memperingatkan bahwa faktor-faktor lain seperti kebijakan moneter Amerika Serikat dan perubahan inventaris strategis dapat kembali memicu fluktuasi.

Investor di sektor energi disarankan untuk memantau perkembangan diplomatik lebih lanjut serta laporan mingguan inventaris minyak dari Badan Energi Internasional (IEA) dan Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat (EIA).