Kunjungan Universiti Malaysia Terengganu ke UNJ Perkuat Jejaring Internasional
Kunjungan Universiti Malaysia Terengganu ke UNJ Perkuat Jejaring Internasional

Kunjungan Universiti Malaysia Terengganu ke UNJ Perkuat Jejaring Internasional

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Delegasi Universiti Malaysia Terengganu (UMT) melakukan kunjungan resmi ke kampus Universitas Jember (UNJ) pada Senin, 15 April 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UNJ untuk memperluas jaringan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan tinggi dan penelitian.

Tim UMT yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Mohd. Zulkifli bersama sejumlah pejabat akademik dan peneliti menghabiskan dua hari di UNJ. Selama kunjungan, mereka bertemu dengan Rektor UNJ, Dr. Ir. H. Fathul Karim, serta wakil-wakil fakultas terkait, termasuk Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Pertemuan utama difokuskan pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup beberapa program kerjasama, antara lain:

  • Program pertukaran mahasiswa sarjana dan pascasarjana selama satu hingga dua semester.
  • Kerjasama penelitian bersama di bidang agrikultur berkelanjutan, teknologi pangan, dan energi terbarukan.
  • Penyediaan beasiswa penuh dan parsial bagi mahasiswa berprestasi dari kedua institusi.
  • Pengembangan kurikulum bersama dan pelatihan dosen secara bergilir.

Selain penandatanganan MoU, delegasi UMT juga melakukan tur kampus, mengunjungi laboratorium pertanian, pusat riset energi, serta fasilitas perpustakaan digital UNJ. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk mengevaluasi potensi kolaborasi lebih lanjut dan menyesuaikan program dengan kebutuhan lokal.

Rector UNJ menekankan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Jember, sekaligus memberikan exposure internasional bagi mahasiswa dan dosen. Sementara itu, pihak UMT menyatakan komitmen kuat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia melalui program beasiswa dan pelatihan.

Dengan adanya MoU ini, kedua universitas menargetkan peluncuran program pertukaran mahasiswa pada semester berikutnya, serta publikasi hasil penelitian bersama dalam jurnal internasional dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.