LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan dua langkah utama untuk mempercepat pelaksanaan program perumahan nasional. Kedua langkah tersebut meliputi penambahan alokasi anggaran serta pelaksanaan pemetaan wilayah secara terperinci.
Penambahan anggaran diharapkan dapat menutupi kekurangan dana yang muncul selama fase konstruksi dan penyediaan rumah bersubsidi, sekaligus memungkinkan penambahan volume unit rumah yang dapat diserahkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemetaan wilayah akan dilakukan dengan memanfaatkan data geospasial terbaru, sehingga daerah‑daerah yang paling membutuhkan bantuan perumahan dapat diidentifikasi dengan akurat. Proses ini juga akan mempermudah koordinasi antar‑lembaga terkait dalam penyaluran bantuan.
- Strategi pertama: Penyediaan tambahan dana yang akan dialokasikan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun berikutnya.
- Strategi kedua: Penggunaan sistem informasi geografis (SIG) untuk memetakan kebutuhan perumahan di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota.
Qodari menambahkan bahwa percepatan program rumah tidak hanya bertujuan meningkatkan angka kepemilikan rumah, tetapi juga mendukung pemulihan ekonomi pasca‑pandemi dengan menciptakan lapangan kerja di sektor konstruksi.
Dengan dua strategi ini, pemerintah berharap target penyediaan rumah layak bagi jutaan keluarga dapat tercapai lebih cepat, sekaligus memastikan transparansi dan efisiensi penggunaan dana publik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet