Ekonom: Pertamax naik momentum evaluasi gaya hidup kelas menengah atas
Ekonom: Pertamax naik momentum evaluasi gaya hidup kelas menengah atas

Ekonom: Pertamax naik momentum evaluasi gaya hidup kelas menengah atas

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur, Khairil Anwar, menyoroti bahwa kenaikan harga bahan bakar jenis Pertamax kembali menguat dalam beberapa minggu terakhir. Kenaikan tersebut tidak hanya memengaruhi biaya operasional kendaraan, namun juga menjadi pemicu bagi konsumen kelas menengah atas untuk menilai kembali pola hidup mereka.

Beberapa implikasi utama yang diidentifikasi antara lain:

  • Peningkatan biaya harian untuk perjalanan kerja dan rekreasi.
  • Pergeseran preferensi ke kendaraan dengan efisiensi bahan bakar lebih tinggi atau beralih ke bahan bakar alternatif.
  • Penyesuaian anggaran rumah tangga, termasuk pengurangan pengeluaran non‑esensial.
  • Potensi penurunan permintaan terhadap mobil mewah yang mengkonsumsi Pertamax secara intensif.

Anwar menambahkan bahwa kelas menengah atas cenderung melakukan evaluasi gaya hidup secara lebih kritis ketika tekanan biaya meningkat. Mereka mungkin akan menunda pembelian kendaraan baru, memperpanjang masa pakai kendaraan lama, atau meningkatkan penggunaan transportasi umum bila tersedia.

Secara makro, kenaikan harga Pertamax dapat menambah tekanan inflasi, terutama pada sektor transportasi dan logistik. Pemerintah diharapkan meninjau kembali kebijakan subsidi atau insentif energi untuk menyeimbangkan beban konsumen tanpa mengganggu pasar energi.

Ke depan, analis memproyeksikan bahwa harga Pertamax dapat tetap volatil selama setidaknya satu kuartal ke depan, seiring dengan ketidakpastian geopolitik dan kebijakan pajak bahan bakar. Konsumen kelas menengah atas diperkirakan akan terus menyesuaikan pola konsumsi mereka, mengutamakan efisiensi dan nilai ekonomis dalam setiap keputusan pembelian.