BI: Penguatan IHSG dan Rupiah Bukti Kepercayaan Investor Menguat
BI: Penguatan IHSG dan Rupiah Bukti Kepercayaan Investor Menguat

BI: Penguatan IHSG dan Rupiah Bukti Kepercayaan Investor Menguat

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) serta kestabilan nilai tukar rupiah di bawah Rp18.000 per dolar AS mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Penguatan IHSG terjadi beriringan dengan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal, dipicu oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang solid dan kebijakan moneter yang konsisten. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang tetap stabil mengindikasikan bahwa pasar valuta asing menilai kebijakan likuiditas BI sebagai faktor penopang stabilitas.

Faktor‑faktor utama yang berkontribusi pada tren positif ini meliputi:

  • Data makroekonomi yang menunjukkan pertumbuhan PDB yang berkelanjutan.
  • Kebijakan suku bunga yang tetap pada level yang mendukung pertumbuhan tanpa menimbulkan tekanan inflasi.
  • Sentimen global yang menguat terhadap pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

BI menegaskan komitmen untuk menjaga kebijakan moneter yang adaptif, sekaligus memperkuat likuiditas pasar guna mendukung aktivitas investasi. Langkah‑langkah tersebut diharapkan dapat menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil dan mendorong indeks saham terus berada pada jalur kenaikan.

Para analis menilai bahwa jika kondisi fundamental tetap kuat, IHSG dapat melanjutkan tren kenaikan dalam jangka menengah, sementara rupiah dapat tetap berada di kisaran yang menguntungkan bagi pelaku perdagangan internasional.