Profesor Trisakti Apresiasi Arah Baru BGN dalam Memperbaiki Tata Kelola MBG
Profesor Trisakti Apresiasi Arah Baru BGN dalam Memperbaiki Tata Kelola MBG

Profesor Trisakti Apresiasi Arah Baru BGN dalam Memperbaiki Tata Kelola MBG

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Guru Besar Ilmu Sosiologi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Prof. Trubus, menyatakan apresiasi atas langkah strategis Badan Gizi Nasional (BGN) yang kini berfokus pada perbaikan tata kelola Majelis Badan Gizi (MBG). Menurut Prof. Trubus, perubahan arah tersebut mencerminkan komitmen kuat BGN untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas kebijakan gizi nasional.

Prof. Trubus menekankan bahwa perbaikan tata kelola MBG sangat penting mengingat peran sentral lembaga tersebut dalam merumuskan standar gizi, mengawasi pelaksanaan program, dan mengkoordinasikan stakeholder lintas sektor. Ia menilai bahwa langkah BGN yang mengadopsi prinsip good governance—seperti partisipasi publik, penegakan aturan yang jelas, serta pemantauan berbasis data—akan memperkuat kepercayaan publik dan meminimalisir potensi penyalahgunaan anggaran.

Dalam penjelasannya, Prof. Trubus juga menyoroti beberapa inisiatif baru BGN, antara lain:

  • Pembentukan tim audit internal independen untuk meninjau setiap tahapan kebijakan MBG.
  • Penerapan sistem pelaporan digital berbasis cloud yang memungkinkan akses real‑time bagi semua pemangku kepentingan.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan reguler tentang manajemen risiko dan etika publik.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan organisasi non‑pemerintah menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola yang lebih baik. “Sinergi pengetahuan akademik dengan praktik lapangan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Prof. Trubus.

Selain itu, Prof. Trubus menekankan pentingnya mekanisme evaluasi yang berbasis bukti. Menurutnya, dengan mengukur dampak program gizi secara kuantitatif, BGN dapat melakukan penyesuaian kebijakan secara tepat waktu, sehingga tujuan gizi nasional dapat tercapai secara lebih efektif.

Pengamat kebijakan publik ini mengakhiri pernyataannya dengan harapan bahwa langkah-langkah reformasi BGN akan menjadi contoh bagi lembaga lain dalam meningkatkan tata kelola publik secara menyeluruh.