Menkeu Purbaya: Rupiah akan kembali Menguat pada Semester 2 2026
Menkeu Purbaya: Rupiah akan kembali Menguat pada Semester 2 2026

Menkeu Purbaya: Rupiah akan kembali Menguat pada Semester 2 2026

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang akrab dipanggil Menkeu Purbaya, menyatakan optimisme kuat bahwa nilai tukar Rupiah akan kembali menguat pada semester kedua tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diikuti oleh para analis ekonomi dan perwakilan sektor keuangan.

Optimisme tersebut didukung oleh rangkaian kebijakan fiskal yang telah direncanakan pemerintah, serta langkah-langkah penyesuaian di pasar keuangan. Menkeu menekankan bahwa kombinasi kebijakan tersebut akan menstabilkan arus modal dan memperkuat kepercayaan investor terhadap mata uang nasional.

  • Kebijakan Fiskal: Penguatan disiplin anggaran, pengendalian defisit, dan penyesuaian tarif pajak yang bersifat progresif.
  • Intervensi Pasar: Penyesuaian likuiditas melalui operasi pasar terbuka dan koordinasi dengan Bank Indonesia untuk mengelola volatilitas nilai tukar.
  • Dukungan Investasi: Peningkatan insentif bagi investasi asing langsung (FDI) di sektor strategis serta pembukaan jalur kredit yang lebih mudah bagi perusahaan domestik.

Menkeu juga menyoroti pentingnya memperbaiki struktur ekonomi jangka menengah, termasuk diversifikasi ekspor dan pengembangan industri manufaktur berbasis teknologi tinggi. Langkah‑langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan surplus perdagangan yang lebih konsisten, yang pada gilirannya akan memberikan tekanan apresiatif pada Rupiah.

Secara keseluruhan, harapan pemerintah adalah bahwa kombinasi kebijakan fiskal yang ketat, dukungan pasar keuangan yang pro‑aktif, serta peningkatan iklim investasi akan menciptakan fondasi yang solid bagi penguatan nilai tukar Rupiah pada paruh kedua 2026.