Prodi Magister Manajemen UIN Jakarta Percepat Penyusunan Kurikulum Menjelang Peluncuran
Prodi Magister Manajemen UIN Jakarta Percepat Penyusunan Kurikulum Menjelang Peluncuran

Prodi Magister Manajemen UIN Jakarta Percepat Penyusunan Kurikulum Menjelang Peluncuran

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Program Studi Magister Manajemen (MM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tengah berada pada fase akhir penyusunan kurikulum. Tim akademik bersama dosen senior dan praktisi industri telah melakukan serangkaian rapat intensif untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan pasar kerja serta standar akreditasi nasional.

Dalam pertemuan terakhir, dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menegaskan bahwa kurikulum baru akan menekankan integrasi antara teori manajemen modern dan aplikasi praktis di sektor keuangan, teknologi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendekatan pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, dan magang terstruktur dijadikan komponen utama untuk meningkatkan kompetensi lulusan.

Berikut rangkaian tahapan yang dijadwalkan hingga program resmi dibuka:

  1. Finalisasi mata kuliah inti dan pilihan pada akhir Juni 2026.
  2. Pengajuan dokumen kurikulum ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada awal Juli 2026.
  3. Evaluasi hasil akreditasi dan penyesuaian bila diperlukan pada Agustus 2026.
  4. Pembukaan pendaftaran mahasiswa baru pada September 2026.
  5. Pelaksanaan perkuliahan perdana pada semester ganjil 2026/2027.

Selain itu, program ini direncanakan akan menawarkan pilihan konsentrasi di bidang Manajemen Strategis, Manajemen Keuangan, dan Manajemen Inovasi. Fakultas juga berencana menggandeng sejumlah perusahaan terkemuka untuk menyediakan modul magang dan studi kasus aktual, sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan secara langsung di lapangan.

Dengan kurikulum yang telah disesuaikan, diharapkan lulusan Magister Manajemen UIN Jakarta dapat bersaing secara global, memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi nasional, serta menjadi agen perubahan dalam organisasi tempat mereka berkarier.