Program Makan Bergizi (MBG) Libatkan Hampir 87% UMKM Lokal, Hasil Survei DEN

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Dewan Ekonomi Nasional (DEN) baru‑baru ini menyampaikan hasil survei terbaru mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Survei tersebut mengungkap bahwa hampir 87 persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal telah terlibat aktif dalam rantai pasokan makanan bergizi yang disalurkan melalui program ini.

Data Kunci Survei

Indikator Persentase
UMKM yang berpartisipasi 86,9 %
Penambahan pendapatan rata‑rata UMKM +18 %
Penurunan biaya logistik -12 %
Ketersediaan makanan bergizi di sekolah 95 %

Angka partisipasi hampir 87 % menunjukkan bahwa program MBG berhasil menjangkau sebagian besar pelaku UMKM yang berada di sektor pertanian, peternakan, dan pengolahan makanan. Selain itu, survei mencatat kenaikan rata‑rata pendapatan UMKM yang terlibat sebesar 18 % dibandingkan dengan periode sebelum program berjalan.

Manfaat Bagi UMKM dan Masyarakat

  • Memperluas pasar bagi produk lokal melalui jaringan distribusi pemerintah.
  • Meningkatkan standar kualitas produk makanan bergizi dengan pelatihan teknis.
  • Memberikan akses pembiayaan khusus bagi UMKM yang memenuhi kriteria program.
  • Mendorong terciptanya lapangan kerja baru di daerah produksi bahan pangan.

Pihak DEN menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan komponen krusial dalam upaya menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan dan inklusif. Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan komitmen pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang memfasilitasi kemitraan antara sektor publik dan swasta, khususnya dalam rangka meningkatkan gizi anak‑anak sekolah.

Ke depan, DEN berencana memperluas cakupan MBG ke lebih banyak daerah, sekaligus menambah variasi menu makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi lokal. Target selanjutnya adalah mencapai partisipasi UMKM mendekati 95 % pada akhir 2027, dengan harapan dapat menurunkan angka stunting secara signifikan.