Integrasi Industri Halal dan Keuangan Syariah Diperlukan, Kata Nur Hidayah (Indef)

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nur Hidayah, menekankan pentingnya menggabungkan kekuatan industri halal dengan layanan keuangan syariah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Beberapa tantangan yang perlu diatasi meliputi:

  • Keterbatasan data terintegrasi antara lembaga keuangan syariah dan asosiasi industri halal.
  • Kurangnya standar produk keuangan yang secara khusus mendukung rantai nilai halal.
  • Kesadaran dan kapasitas sumber daya manusia yang masih rendah dalam memahami kedua ekosistem.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Nur Hidayah mengusulkan langkah-langkah konkret berikut:

  1. Pengembangan basis data nasional yang menghubungkan produsen halal, lembaga sertifikasi, dan institusi keuangan syariah.
  2. Penyusunan regulasi dan standar produk keuangan khusus halal, termasuk sukuk halal dan pembiayaan berbasis profit‑sharing.
  3. Pelatihan lintas sektoral bagi profesional keuangan dan pelaku industri halal agar memahami prinsip dan kebutuhan masing‑masing.
  4. Fasilitasi kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan swasta dalam riset dan pengembangan teknologi yang mendukung traceability serta transparansi rantai pasok halal.

Indef berharap bahwa sinergi ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan bagi UMKM yang bergerak di bidang halal.