Menkop Tegaskan Koperasi Sebagai Ujung Tombak Ekonomi Pancasila
Menkop Tegaskan Koperasi Sebagai Ujung Tombak Ekonomi Pancasila

Menkop Tegaskan Koperasi Sebagai Ujung Tombak Ekonomi Pancasila

LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan kembali peran strategis koperasi sebagai ujung tombak dalam menggerakkan ekonomi berlandaskan Pancasila. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa koperasi tidak hanya menjadi sarana pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga berfungsi sebagai instrumen utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.

  • Penguatan regulasi yang mempermudah pendirian dan pengembangan koperasi di seluruh wilayah Indonesia.
  • Peningkatan akses pembiayaan melalui lembaga keuangan milik negara dan swasta yang berorientasi pada sektor koperasi.
  • Digitalisasi layanan koperasi, termasuk penerapan platform daring untuk manajemen anggota dan transaksi.
  • Pembinaan sumber daya manusia melalui program pelatihan kepemimpinan, manajemen, dan pemasaran.
  • Kolaborasi lintas sektoral antara koperasi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif.

Juliantono juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, seperti rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan anggota koperasi, keterbatasan infrastruktur digital di daerah terpencil, serta kebutuhan akan inovasi produk yang dapat bersaing di pasar nasional dan global.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah berkomitmen menyalurkan bantuan teknis dan dana hibah, serta memperluas jaringan pusat layanan koperasi di tingkat provinsi dan kabupaten. Diharapkan, dengan dukungan kebijakan yang sinergis, koperasi dapat meningkatkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dengan menempatkan koperasi di garis depan strategi pembangunan, Menkop menegaskan kembali komitmen negara dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui ekonomi yang inklusif, adil, dan berkeadaban.