Pekan Jamu BPOM 2026 Tampilkan Potensi Herbal Indonesia Siap Menembus Pasar Global
Pekan Jamu BPOM 2026 Tampilkan Potensi Herbal Indonesia Siap Menembus Pasar Global

Pekan Jamu BPOM 2026 Tampilkan Potensi Herbal Indonesia Siap Menembus Pasar Global

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memulai Pekan Jamu 2026 pada 1 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 7 Juni 2026. Acara tahunan ini menjadi ajang utama untuk menampilkan ragam jamu tradisional Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk herbal dalam kompetisi pasar internasional.

Selama seminggu, lebih dari 150 produsen jamu, akademisi, serta perwakilan lembaga riset kesehatan berkumpul di Jakarta Convention Center. Kegiatan meliputi pameran produk, lokakarya inovasi, serta forum diskusi tentang regulasi dan standar mutu yang diperlukan untuk menembus pasar ekspor.

Tujuan utama Pekan Jamu 2026

  • Meningkatkan kesadaran konsumen domestik terhadap manfaat kesehatan jamu.
  • Memperkenalkan standar kualitas BPOM kepada produsen kecil agar produk mereka memenuhi persyaratan internasional.
  • Mendorong kolaborasi antara industri jamu, institusi riset, dan lembaga keuangan untuk pengembangan produk berbasis ilmu pengetahuan.
  • Menarik minat investor asing dan membuka jaringan distribusi ke wilayah Asia, Eropa, dan Amerika.

Data pasar jamu Indonesia

Tahun Nilai Pasar Domestik (Miliar Rp) Ekspor (Miliar USD)
2022 12,5 0,85
2023 13,8 1,02
2024 15,1 1,20

Angka-angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten, terutama pada segmen ekspor yang diperkirakan akan mencapai 2 miliar USD pada 2028 bila dukungan regulasi dan pemasaran terus ditingkatkan.

Langkah strategis BPOM

BPOM menegaskan beberapa kebijakan kunci, antara lain: penerapan label halal dan sertifikasi organik yang diakui internasional, pelatihan produksi bersih (GMP) bagi UMKM, serta pendirian pusat inovasi jamu yang menggabungkan teknologi ekstraksi modern dengan pengetahuan tradisional.

Dengan kombinasi dukungan pemerintah, standar kualitas yang ketat, dan potensi pasar global yang luas, pekan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi industri jamu Indonesia untuk menjadi pemain utama di arena herbal dunia.