Ahli: Jangan Abaikan Diare Berdarah dan Kram Perut Berulang
Ahli: Jangan Abaikan Diare Berdarah dan Kram Perut Berulang

Ahli: Jangan Abaikan Diare Berdarah dan Kram Perut Berulang

LintasWarganet.com – 26 Mei 2026 | Prof. Murdani Abdullah, konsultan Gastroenterologi Hepatologi di Eka Hospital MT Haryono, Jakarta, menekankan bahwa diare berdarah yang disertai kram perut berulang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, gejala ini dapat menjadi pertanda awal gangguan serius pada saluran pencernaan yang memerlukan penanganan medis segera.

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan oleh Prof. Murdani:

  • Diare berdarah dapat muncul akibat infeksi bakteri seperti Shigella atau Entamoeba histolytica, namun juga dapat menandakan penyakit kronis seperti kolitis ulcerosa, penyakit Crohn, atau bahkan kanker usus.
  • Kram perut berulang biasanya muncul bersamaan dengan diare, dan bila berlangsung terus‑menerus dapat menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan risiko dehidrasi.
  • Gejala tambahan yang perlu diwaspadai meliputi penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, kelelahan kronis, dan perubahan kebiasaan buang air besar (misalnya tinja menjadi lebih tipis atau berdarah).

Langkah-langkah yang disarankan

  1. Segera konsultasikan ke dokter spesialis gastroenterologi jika mengalami diare berdarah lebih dari dua hari atau kram perut yang tidak hilang dalam waktu 24 jam.
  2. Lakukan pemeriksaan laboratorium dasar (darah lengkap, CRP, tes tinja) untuk menyingkirkan infeksi akut.
  3. Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan endoskopi atau kolonoskopi untuk menilai kondisi mukosa usus secara langsung.
  4. Jangan mengonsumsi obat antiinflamasi non‑steroid (OAINS) atau suplemen herbal tanpa rekomendasi medis, karena dapat memperparah perdarahan.
  5. Pastikan asupan cairan cukup, terutama larutan elektrolit, untuk menghindari dehidrasi.

Prof. Murdani juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang pola makan sehat dan kebersihan makanan untuk mengurangi risiko infeksi usus. Konsumsi sayur dan buah segar yang telah dicuci bersih, hindari makanan mentah atau setengah matang, serta cuci tangan secara rutin sebelum makan.

Jika gejala tidak kunjung membaik atau muncul komplikasi seperti muntah darah, pusing berlebihan, atau penurunan tekanan darah, segera cari pertolongan medis di unit gawat darurat terdekat.