Harga Minyak Dunia Rontok Lebih dari 5 Persen, Harapan Damai AS-Iran Bikin Pasar Berbalik Arah
Harga Minyak Dunia Rontok Lebih dari 5 Persen, Harapan Damai AS-Iran Bikin Pasar Berbalik Arah

Harga Minyak Dunia Rontok Lebih dari 5 Persen, Harapan Damai AS-Iran Bikin Pasar Berbalik Arah

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam pada sesi perdagangan kemarin, mencatat penurunan lebih dari 5 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang mendorong sentimen bullish di pasar energi. Investor menilai bahwa berkurangnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat menurunkan risiko gangguan pasokan, sehingga memicu penjualan kontrak minyak berjangka.

Data Pergerakan Harga

Instrumen Harga Sebelumnya Harga Saat Ini Perubahan
WTI (USD/barel) 78,20 73,90 -5,5%
Brent (USD/barel) 82,10 77,40 -5,7%

Penurunan ini menandai perubahan arah pertama dalam tiga minggu terakhir, ketika harga sempat menguat di atas level $80 per barel akibat kekhawatiran mengenai sanksi baru dan potensi konflik di wilayah Teluk.

Faktor-faktor Pendukung

  • Negosiasi damai AS-Iran: Rangkaian pertemuan diplomatik yang diharapkan menghasilkan perjanjian non‑agresi menurunkan ketidakpastian pasokan minyak dari wilayah Timur Tengah.
  • Kebijakan OPEC+: Kelompok produsen tetap mempertahankan output yang stabil, menghindari tambahan pemotongan produksi yang dapat menambah tekanan pada harga.
  • Kekuatan dolar AS: Dolar yang menguat memberi tekanan tambahan pada komoditas berdenominasi dolar, termasuk minyak.

Meskipun pasar kini tampak lebih optimis, para analis memperingatkan bahwa volatilitas masih tinggi. Risiko-risiko yang masih mengintai meliputi:

  • Potensi kegagalan kesepakatan damai yang dapat memicu kembali ketegangan geopolitik.
  • Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan, yang dapat memperkuat dolar dan menekan harga komoditas.
  • Fluktuasi permintaan global akibat pemulihan ekonomi pasca‑pandemi yang belum merata.

Secara keseluruhan, penurunan harga minyak ini memberikan ruang bernapas bagi konsumen dan industri yang sangat bergantung pada energi, namun tetap menuntut kewaspadaan dari pelaku pasar mengingat ketidakpastian yang masih menggelayuti arena geopolitik dan ekonomi global.