Baznas Luncurkan Balai Ternak untuk Perkuat Ekonomi Peternak Mustahik di Tegal
Baznas Luncurkan Balai Ternak untuk Perkuat Ekonomi Peternak Mustahik di Tegal

Baznas Luncurkan Balai Ternak untuk Perkuat Ekonomi Peternak Mustahik di Tegal

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang resmi meluncurkan Balai Ternak pada Senin, 20 Mei 2026. Acara berlangsung di Balai Balai Desa Kramat, Kecamatan Margadana, Tegal, dan dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh agama, serta para peternak mustahik setempat.

Balai Ternak ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi peternak yang tergolong mustahik, yaitu penerima zakat, infaq, atau sedekah. Fasilitas meliputi kandang modern, ruang penyimpanan pakan, laboratorium kesehatan ternak, serta ruang pelatihan. Selama fase awal, balai mampu menampung sekitar 200 ekor sapi perah dan 300 ekor kambing peranakan.

Program ini menargetkan peningkatan pendapatan peternak mustahik sebesar 30 % dalam dua tahun pertama melalui tiga pilar utama:

  • Penyediaan sarana produksi: kandang bersertifikat, peralatan pemeliharaan, dan akses ke bibit unggul.
  • Pelatihan dan pendampingan teknis: kursus manajemen peternakan, kesehatan ternak, dan teknik pemasaran produk.
  • Skema pembiayaan zakat: alokasi dana zakat untuk modal kerja, perbaikan fasilitas, dan subsidi pakan.

Kepala Cabang Baznas Jawa Tengah, Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan, “Balai Ternak ini menjadi wujud nyata pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan institusi pendidikan, kami yakin peternak mustahik dapat mengubah kondisi ekonomi keluarga mereka secara berkelanjutan.”

Walikota Tegal, H. Sutrisno, menambahkan, “Inisiatif ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mengoptimalkan sektor peternakan sebagai motor pertumbuhan ekonomi lokal. Kami akan terus berkolaborasi untuk memperluas jaringan pasar bagi produk peternak.”

UIN Walisongo Semarang juga berperan sebagai mitra akademik, menyediakan modul pelatihan berbasis riset dan mengirimkan tim dosen untuk pendampingan lapangan.

Ke depannya, Baznas berencana menambah dua balai serupa di Kabupaten Brebes dan Pemalang, serta mengintegrasikan sistem monitoring digital untuk melacak produktivitas ternak dan distribusi dana zakat.