Rumah Second Jadi Peluang Besar Gen Z Masuk Pasar Properti
Rumah Second Jadi Peluang Besar Gen Z Masuk Pasar Properti

Rumah Second Jadi Peluang Besar Gen Z Masuk Pasar Properti

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Generasi Z, yang kini memasuki usia dewasa awal, semakin aktif mencari hunian pertama. Karena harga rumah baru yang terus melambung dan terbatasnya pasokan properti baru, pasar rumah second muncul sebagai alternatif yang menarik bagi mereka.

Berbagai faktor memperkuat potensi pertumbuhan segmen ini:

  • Keterbatasan suplai rumah baru: Pembangunan perumahan baru tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk dan kebutuhan tempat tinggal.
  • Keterjangkauan: Harga rumah bekas biasanya lebih rendah 20-30% dibandingkan properti baru dengan ukuran dan lokasi serupa.
  • Lokasi strategis: Banyak rumah second berada di kawasan yang sudah terintegrasi dengan infrastruktur transportasi, fasilitas umum, dan pusat bisnis.
  • Proses transaksi yang lebih cepat: Tanpa harus menunggu tahap konstruksi, pembeli dapat langsung menempati atau menyewakan properti.
  • Peluang investasi: Nilai properti bekas cenderung stabil dan dapat memberikan hasil sewa yang menguntungkan.

Berikut gambaran sederhana perbandingan antara pasokan rumah baru dan permintaan hunian di Indonesia selama lima tahun terakhir:

Tahun Unit Rumah Baru (juta) Unit Permintaan (juta)
2019 3.2 4.5
2020 3.0 4.7
2021 3.1 5.0
2022 3.0 5.2
2023 2.9 5.4

Data tersebut menunjukkan kesenjangan yang semakin lebar antara pasokan rumah baru dan kebutuhan pasar. Kekurangan ini mendorong generasi muda, termasuk Gen Z, untuk mempertimbangkan rumah second sebagai solusi praktis.

Para pengembang dan platform digital kini mulai merangkul segmen ini dengan layanan inspeksi properti, pembiayaan khusus, dan program renovasi yang menambah nilai jual rumah bekas. Langkah-langkah tersebut tidak hanya mempermudah proses pembelian, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas properti second.

Dengan kombinasi harga yang lebih terjangkau, lokasi yang strategis, dan dukungan layanan modern, pasar rumah second diprediksi akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya pintu gerbang utama bagi Gen Z memasuki dunia properti.