Bupati Trenggalek Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih untuk Memajukan Ekonomi Desa
Bupati Trenggalek Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih untuk Memajukan Ekonomi Desa

Bupati Trenggalek Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih untuk Memajukan Ekonomi Desa

LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Dalam rangka memperkuat ekonomi desa, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin secara resmi memberikan dukungan kepada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Acara peresmian operasional lebih dari seribu satu koperasi tersebut berlangsung di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program KDKMP menargetkan total 1.061 unit koperasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Setiap koperasi diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian lokal melalui peningkatan produksi, pemasaran produk, dan penyediaan layanan keuangan mikro bagi anggota.

Bupati Trenggalek menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia menekankan bahwa dukungan tidak hanya berupa kunjungan seremonial, melainkan meliputi penyediaan fasilitas pelatihan, akses permodalan, serta pendampingan teknis untuk mempercepat pertumbuhan usaha koperatif.

Pernyataan Bupati:

  • Koperasi Merah Putih merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi desa.”
  • “Kami siap berkolaborasi dengan kementerian terkait untuk memastikan setiap koperasi mendapat dukungan yang optimal, termasuk bantuan modal dan pelatihan manajerial.”

Presiden Prabowo menegaskan bahwa KDKMP akan menjadi salah satu pilar utama dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau implementasi program ini serta memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana.

Dengan adanya dukungan dari Bupati Trenggalek, diharapkan koperasi-koperasi di wilayahnya dapat segera mengakses jaringan pasar yang lebih luas, meningkatkan kualitas produk, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk desa. Langkah ini diharapkan akan menurunkan angka pengangguran, meningkatkan pendapatan per kapita, serta memperkuat ketahanan ekonomi desa dalam jangka panjang.

Ke depan, pemerintah daerah berencana mengadakan serangkaian workshop dan forum dialog antara koperasi, pelaku usaha, serta institusi keuangan untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Trenggalek.