Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Viral Karena Sepi, Penjelasan Dinkop UMKM Tangerang
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Viral Karena Sepi, Penjelasan Dinkop UMKM Tangerang

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Viral Karena Sepi, Penjelasan Dinkop UMKM Tangerang

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Video yang beredar di media sosial menampilkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji yang tampak sangat sederhana. Dindingnya terbuat dari triplek dan atapnya menggunakan seng bekas, sehingga menimbulkan kesan kurang layak untuk sebuah lembaga ekonomi desa.

Selain penampilan fisik, rekaman tersebut juga menunjukkan tidak adanya aktivitas operasional di dalamnya. Tidak terlihat adanya anggota yang sedang berdiskusi, tidak ada tanda transaksi, bahkan tidak ada peralatan kantor standar seperti komputer atau meja kerja.

Pihak Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Dinkop UMKM) Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait viralitas ini. Menurut mereka, kondisi tersebut merupakan hasil dari fase transisi dan renovasi yang sedang berlangsung. Berikut beberapa poin penting yang disampaikan:

  • Koperasi sedang menjalani proses pembaruan infrastruktur; bahan bangunan sementara seperti triplek dan seng dipilih untuk mengurangi biaya sementara menunggu pendanaan yang lebih stabil.
  • Aktivitas operasional belum kembali karena proses pelatihan anggota dan penyusunan program kerja baru masih dalam tahap akhir.
  • Pihak Dinkop telah menyalurkan bantuan modal dan pendampingan teknis kepada koperasi untuk meningkatkan kapasitas usaha, termasuk rencana pembangunan gedung yang lebih representatif.
  • Viralisme video tersebut diperkirakan menambah tekanan bagi pihak pengelola untuk mempercepat perbaikan, namun tidak mencerminkan keseluruhan kinerja koperasi selama ini.

Selain itu, Dinkop menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih tetap terdaftar resmi dan masih melaksanakan program pemberdayaan ekonomi warga, seperti pelatihan keterampilan, pemasaran produk pertanian, dan pembiayaan mikro.

Ke depannya, Dinkop berjanji akan meningkatkan pengawasan dan transparansi, termasuk menyediakan laporan rutin tentang kemajuan renovasi dan aktivitas usaha koperasi. Masyarakat diharapkan memberikan dukungan konstruktif, bukan sekadar menilai dari tampilan luar yang sementara.