Danantara Pastikan Denera Siap IPO 2028 dengan Proyek Waste to Energy Rp 90 Triliun
Danantara Pastikan Denera Siap IPO 2028 dengan Proyek Waste to Energy Rp 90 Triliun

Danantara Pastikan Denera Siap IPO 2028 dengan Proyek Waste to Energy Rp 90 Triliun

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Danantara menegaskan bahwa anak perusahaan energi terbarukannya, Denera, berada pada jalur yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO) pada tahun 2028. Langkah tersebut dipicu oleh kesepakatan strategis yang melibatkan proyek waste‑to‑energy dengan nilai total investasi sekitar Rp 90 triliun.

Proyek waste‑to‑energy ini direncanakan mengolah lebih dari 15 juta ton sampah per tahun menjadi listrik setara 1,5 gigawatt, yang akan dialokasikan untuk jaringan listrik nasional. Investasi utama mencakup pembangunan fasilitas pembangkit, infrastruktur pengumpulan sampah, serta teknologi konversi termal terkini.

Berikut rangkuman utama proyek:

Aspek Detail
Nilai Investasi Rp 90 triliun
Kapasitas Listrik 1,5 GW
Volume Sampah ≈15 juta ton/tahun
Jadwal Penyelesaian 2026‑2028 (fase pertama)
Target Pendapatan Rp 12 triliun/tahun (perkiraan setelah operasional penuh)

Dengan dukungan pemerintah yang menargetkan pengurangan volume sampah akhir dan peningkatan porsi energi terbarukan hingga 23% pada 2025, proyek ini diharapkan menjadi salah satu pilar utama transisi energi nasional. Denera juga akan memanfaatkan mekanisme pembiayaan hijau dan obligasi berkelanjutan untuk menurunkan beban biaya modal.

Persiapan IPO mencakup audit keuangan menyeluruh, restrukturisasi kepemilikan saham, serta pendaftaran pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analis pasar memperkirakan bahwa penawaran Denera dapat menarik minat investor institusional domestik dan asing, mengingat prospek pertumbuhan sektor energi bersih yang kuat.

Jika IPO berjalan sesuai rencana, dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk memperluas jaringan pembangkit, meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, serta memperkuat riset dan pengembangan teknologi konversi energi. Keberhasilan Denera dapat membuka peluang serupa bagi perusahaan energi lainnya dalam memanfaatkan limbah sebagai sumber daya baru.