Menko Airlangga Kunjungi Tiga Negara Eurasia, Perluas Pasar Ekspor Indonesia

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) Airlangga menggelar rangkaian kunjungan resmi ke tiga negara di wilayah Eurasia sebagai upaya strategis memperluas jaringan pasar ekspor Indonesia. Kunjungan ini mencakup pertemuan tingkat tinggi dengan pejabat pemerintah, asosiasi bisnis, dan calon mitra dagang di masing‑masing negara.

Dalam agenda yang dirancang selama satu minggu, Menko Airlangga menyoroti potensi kerjasama di sektor energi, pertanian, serta produk manufaktur berbasis teknologi tinggi. Fokus utama adalah memperkenalkan komoditas unggulan Indonesia serta menyiapkan jalur distribusi yang lebih efisien.

Negara‑negara yang menjadi tujuan antara lain:

  • Negara A (misalnya Kazakhstan) – pasar potensial untuk produk kelapa sawit, karet, serta hasil pertanian lain.
  • Negara B (misalnya Azerbaijan) – membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan peralatan industri.
  • Negara C (misalnya Georgia) – menjadi pintu gerbang logistik ke pasar Eropa Timur dengan kebutuhan akan barang konsumen dan elektronik.

Selama pertemuan, Menko Airlangga menekankan pentingnya peningkatan standar kualitas, sertifikasi, serta adaptasi produk terhadap regulasi lokal. Ia juga mengusulkan pembentukan forum bisnis bilateral yang dapat berfungsi sebagai platform dialog berkelanjutan.

Beberapa langkah konkrit yang disepakati meliputi:

  1. Penyusunan paket promosi ekspor yang mencakup insentif fiskal bagi perusahaan yang mengekspor ke negara‑negara Eurasia.
  2. Penyediaan fasilitas logistik khusus, termasuk pelabuhan bebas dan jalur udara cargo yang terintegrasi.
  3. Pembentukan tim kerja gabungan antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Luar Negeri untuk memantau implementasi kesepakatan.

Menko Airlangga menutup kunjungan dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok global. Ia berharap kerjasama ini dapat meningkatkan volume ekspor tahunan sebesar dua digit dalam lima tahun ke depan.