Insentif Kendaraan Listrik Dapat Menyelamatkan Subsidi BBM Lebih Besar Daripada Potensi Hilangnya Penerimaan Negara, Kata Indef

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Direksi Indeks Efisiensi Diesel (Indef) menyampaikan bahwa kebijakan insentif bagi kendaraan listrik (KEL) dapat mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan, bahkan melebihi potensi penurunan penerimaan negara yang diperkirakan dari penurunan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil.

Perbandingan Besaran Finansial

Keterangan Nilai (Rp triliun)
Subsidi BBM yang dapat dihindari 296
Pendapatan yang berpotensi hilang 30,4

Implikasi Kebijakan

Dengan selisih yang sangat besar antara keduanya, insentif KEL tidak hanya mendukung transisi energi bersih, tetapi juga berpotensi menghemat anggaran negara yang dialokasikan untuk subsidi BBM. Pemerintah dapat mengalokasikan kembali dana yang dihemat untuk program infrastruktur, pendidikan, atau kesehatan.

Indef menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan lingkungan, agar upaya pengurangan emisi sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran negara.