Ekonom: Konsistensi Produksi Pangan Jadi Kunci Jaga Inflasi 2026

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Ekonom Universitas Indonesia, Ninasapti Triaswati, menekankan bahwa ketahanan produksi pangan nasional menjadi faktor utama dalam menahan laju inflasi pada tahun 2026. Menurutnya, fluktuasi pasokan pangan dapat memicu kenaikan harga pokok yang langsung dirasakan masyarakat.

Beberapa tantangan yang mengancam konsistensi produksi antara lain perubahan iklim, kurangnya infrastruktur penyimpanan, serta keterbatasan akses teknologi bagi petani kecil. Untuk mengatasinya, Ninasapti mengusulkan tiga langkah utama:

  • Peningkatan dukungan finansial dan subsidi bagi petani agar dapat berinvestasi pada bibit unggul dan alat pertanian modern.
  • Pembangunan fasilitas penyimpanan terpadu yang meminimalisir kehilangan hasil panen akibat kerusakan atau pemborosan.
  • Penerapan sistem informasi pasar berbasis digital untuk memantau permintaan dan penawaran secara real-time.

Jika kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten, perkiraan Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa inflasi pangan dapat tetap berada di kisaran 3-4% pada tahun 2026, lebih rendah dibandingkan skenario tanpa intervensi yang diproyeksikan mencapai 6% atau lebih.