ITDC Bali Olah 22,9 Ton Sampah Organik Setiap Hari

LintasWarganet.com – 07 Mei 2026 | InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di Bali kini berhasil mengolah rata‑rata 22,9 ton sampah organik setiap harinya melalui fasilitas pengolahan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Proses ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga mendukung program wisata berkelanjutan yang menjadi fokus pemerintah daerah.

Fasilitas pengolahan ITDC dilengkapi dengan teknologi komposter skala industri, pengeringan, serta sistem bio‑energi yang memanfaatkan gas metana untuk menghasilkan listrik. Sampah organik yang dikumpulkan berasal dari hotel, restoran, pasar tradisional, serta rumah tangga warga sekitar.

Berikut ini beberapa poin utama dari operasional pengolahan sampah ITDC:

  • Volume harian: 22,9 ton, setara dengan limbah yang dihasilkan oleh lebih dari 3.000 rumah tangga.
  • Jenis sampah: sisa makanan, limbah pertanian, dan dedaunan.
  • Produk akhir: pupuk organik berkualitas tinggi, biogas, dan listrik bersih.
  • Manfaat lingkungan: mengurangi emisi CO₂, menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA, serta memperbaiki kualitas tanah di daerah pertanian.
  • Kontribusi bagi pariwisata: hotel‑hotel dan destinasi wisata dapat menawarkan program “green stay” dengan jaminan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Pengelolaan sampah organik ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang ITDC untuk mencapai nol limbah pada tahun 2030. Dengan meningkatkan kapasitas pengolahan dan memperluas jaringan kerjasama dengan pelaku usaha di sektor pariwisata, diharapkan volume sampah yang dapat diproses akan terus bertambah.

Selain manfaat ekologis, proyek ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, mulai dari tenaga operasional hingga ahli teknik lingkungan. Pendapatan tambahan dari penjualan pupuk organik dan listrik yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.