ESDM Targetkan CNG Gantikan LPG 3 Kg Mulai Tahun Ini, Desain Tabung Disesuaikan

LintasWarganet.com – 07 Mei 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penggunaan gas alam terkompresi (CNG) sebagai pengganti LPG 3 kg pada rumah tangga dan kendaraan mulai tahun ini.

Berbeda dengan LPG yang bertekanan rendah sekitar 5–10 bar, CNG disimpan pada tekanan tinggi sekitar 250 bar, sehingga memerlukan tabung dengan konstruksi khusus yang lebih kuat dan aman.

Berikut beberapa langkah utama yang direncanakan ESDM:

  • Mengadaptasi desain tabung CNG agar cocok dengan standar ukuran dan keamanan yang berlaku di pasar domestik.
  • Mengoptimalkan jaringan distribusi gas alam untuk memastikan pasokan yang stabil dan merata.
  • Memberikan insentif bagi produsen tabung dan kendaraan berbahan bakar CNG.
  • Menyosialisasikan manfaat CNG kepada konsumen melalui kampanye edukasi.

Keunggulan CNG antara lain emisi karbon yang lebih rendah, biaya operasional kendaraan yang lebih hemat, serta ketersediaan gas alam yang melimpah di Indonesia. Pemerintah berharap dengan transisi ini, ketergantungan pada LPG impor dapat berkurang dan kontribusi sektor transportasi terhadap pencapaian target pengurangan emisi nasional semakin signifikan.

Implementasi desain tabung baru akan melibatkan penggunaan material baja berkekuatan tinggi serta sistem katup keselamatan yang lebih canggih. Proses sertifikasi tabung akan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Lembaga Sertifikasi Produk (LSP) untuk memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.

Jika rencana berjalan lancar, konsumen diperkirakan dapat beralih ke CNG pada awal 2024, dengan dukungan infrastruktur pompa gas yang terus berkembang di seluruh wilayah Indonesia.