Kerugian Bisnis Bioskop Menipis, Cinema XXI Rugi Rp 8,15 Miliar pada Kuartal I 2026

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Cinema XXI mencatat kerugian sebesar Rp 8,15 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan sebesar 88,25 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan ini menandakan perbaikan kondisi keuangan perusahaan setelah mengalami kerugian yang lebih besar pada kuartal I 2025, dimana kerugian tercatat sekitar Rp 66,5 miliar.

Data Keuangan Kuartal I 2025‑2026

Tahun Kuartal I Rugi/Profit
2025 Q1 Rp 66,5 Miliar (rugi)
2026 Q1 Rp 8,15 Miliar (rugi)

Beberapa faktor yang diperkirakan berkontribusi pada penurunan kerugian meliputi pemulihan jumlah penonton pasca‑pandemi, peningkatan penjualan tiket premium, serta strategi promosi yang lebih terfokus pada film‑film lokal dan regional.

Namun, tantangan tetap ada. Persaingan ketat dengan layanan streaming on‑demand serta perubahan kebiasaan konsumsi hiburan digital terus menekan margin keuntungan bioskop. Cinema XXI juga sedang mengoptimalkan jaringan sinema di luar Pulau Jawa, yang belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan.

Para analis memperkirakan bahwa jika tren pemulihan penonton berlanjut, kerugian dapat beralih menjadi profit pada kuartal kedua atau ketiga 2026. Namun, hal ini sangat bergantung pada jadwal rilis film blockbuster dan kebijakan harga tiket yang kompetitif.