Inflasi Nusa Tenggara Timur Mencapai 2,62% pada April 2026, Data BPS

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Bad an Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada bulan April 2026, tingkat inflasi tahunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat sebesar 2,62 persen. Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan bulan Maret yang masih berada di kisaran 2,78 persen.

Berikut merupakan rangkuman inflasi di NTT selama tiga bulan terakhir serta perbandingannya dengan rata‑rata inflasi nasional:

Bulan Inflasi NTT (%) Inflasi Nasional (%)
Maret 2026 2,78 3,12
April 2026 2,62 3,05
Mei 2026 (perkiraan) 2,55 3,00

Penurunan inflasi di NTT dipengaruhi oleh stabilnya harga pangan pokok seperti beras, jagung, dan umbi‑umbian, serta melambatnya kenaikan harga energi. Sektor transportasi dan jasa juga mencatat pertumbuhan harga yang lebih terkendali.

Meski angka inflasi NTT berada di bawah rata‑rata nasional, BPS tetap mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap komoditas yang rawan fluktuasi, terutama minyak goreng dan daging, yang dapat memicu kenaikan harga secara mendadak.

Secara umum, tingkat inflasi yang berada di bawah 3 persen dianggap berada dalam kisaran yang dapat diterima, mendukung daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Pemerintah provinsi bersama dengan BPS diharapkan terus memantau dinamika harga untuk memastikan inflasi tetap terkendali.