Uruguay: Kesepakatan Mercosur-UE Dorong Perdagangan dan Ketenagakerjaan

LintasWarganet.com – 02 Mei 2026 | Presiden Uruguay, Yamandú Orsi, pada Jumat 1 Mei menegaskan bahwa peluncuran sementara perjanjian perdagangan bebas antara blok Mercosur dan Uni Eropa akan meningkatkan arus barang serta menciptakan peluang kerja baru di Uruguay.

Perjanjian yang telah ditandatangani pada tahun 2019 ini kini memasuki fase implementasi awal, dengan tujuan utama mengurangi tarif bea masuk, menyederhanakan prosedur bea cukai, dan membuka akses pasar bagi produk pertanian, manufaktur, serta jasa.

  • Peningkatan ekspor produk pertanian seperti daging sapi, gandum, dan produk susu ke pasar Uni Eropa.
  • Peningkatan investasi asing langsung di sektor manufaktur dan teknologi, yang berpotensi menambah lapangan kerja.
  • Pengembangan rantai pasok regional yang lebih efisien, mengurangi biaya logistik bagi perusahaan lokal.
  • Peningkatan standar kerja dan perlindungan tenaga kerja melalui regulasi yang selaras dengan standar Uni Eropa.

Para pengamat ekonomi menilai bahwa dampak jangka menengah dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Uruguay sebesar 1,5 % hingga 2 % per tahun, sekaligus menurunkan tingkat pengangguran yang selama ini berada di sekitar 8 %.

Namun, pemerintah Uruguay juga mengingatkan perlunya penyesuaian kebijakan domestik, terutama dalam bidang regulasi tenaga kerja dan perlindungan lingkungan, untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan standar sosial.

Dengan dukungan dari negara-negara anggota Mercosur—Argentina, Brasil, Paraguay, dan Venezuela—perjanjian ini diharapkan menjadi contoh model perdagangan yang mengedepankan keseimbangan antara liberalisasi pasar dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.