Badan Bahasa dan UHO Sinergi Tingkatkan Literasi Mahasiswa di Sulawesi Tenggara
Badan Bahasa dan UHO Sinergi Tingkatkan Literasi Mahasiswa di Sulawesi Tenggara

Badan Bahasa dan UHO Sinergi Tingkatkan Literasi Mahasiswa di Sulawesi Tenggara

LintasWarganet.com – 30 April 2026 | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerja sama dengan Universitas Halu Oleo (UHO) meluncurkan serangkaian program untuk meningkatkan tingkat literasi akademik mahasiswa di provinsi Sulawesi Tenggara.

Kerjasama ini dimulai pada awal tahun 2024 dan difokuskan pada tiga bidang utama: penyediaan materi pembelajaran berbahasa Indonesia yang sesuai standar, pelatihan keterampilan menulis bagi dosen dan mahasiswa, serta pengembangan platform digital yang memudahkan akses ke sumber daya literasi.

Berikut rangkaian kegiatan utama yang telah direncanakan:

  • Workshop Penulisan Akademik: Diselenggarakan secara berkala di masing‑masing fakultas UHO, workshop ini melibatkan pakar bahasa Indonesia untuk membimbing peserta dalam menyusun skripsi, laporan penelitian, dan artikel ilmiah.
  • Program Mentor Bahasa: Setiap mahasiswa baru akan dipasangkan dengan mentor senior yang kompeten dalam penggunaan bahasa baku, guna memperbaiki kebiasaan menulis sejak dini.
  • Pengembangan Portal Literasi: Portal daring yang berisi e‑book, jurnal, dan modul pembelajaran interaktif akan diluncurkan pada kuartal kedua 2024, memungkinkan akses 24 jam bagi seluruh civitas akademika.
  • Evaluasi dan Sertifikasi: Badan Bahasa akan melakukan evaluasi kompetensi bahasa secara berkala, dan memberikan sertifikat kepada mahasiswa yang mencapai standar tertentu.

Rektor UHO, Prof. Dr. Ahmad Hadi, menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan angka plagiarisme dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mahasiswa. Ia menambahkan, “Kolaborasi dengan Badan Bahasa memberikan kami landasan kuat untuk menumbuhkan budaya menulis yang profesional di lingkungan kampus.”

Sementara itu, Kepala Badan Bahasa Wilayah IV, Dr. Siti Nurhaliza, menegaskan pentingnya peran universitas dalam menumbuhkan literasi. “Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan meningkatkan kemampuan bahasa mereka, kami memperkuat fondasi pengetahuan nasional.”

Target jangka panjang kerjasama ini meliputi peningkatan skor literasi mahasiswa UHO sebesar 15% dalam tiga tahun ke depan, serta penyebaran model program ke perguruan tinggi lain di wilayah Sulawesi Tenggara.