BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali
BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

LintasWarganet.com – 30 April 2026 | Bank Negara Indonesia (BNI) berhasil mengumpulkan dana sebesar US$700 juta (sekitar Rp11,9 triliun) melalui penerbitan instrumen Additional Tier‑1 (AT1) Perpetual Non‑Cumulative Capital Securities. Penawaran AT1 tersebut menarik minat investor dengan tingkat oversubscribe mencapai 3,6 kali, menandakan kepercayaan pasar terhadap strategi permodalan BNI.

AT1 merupakan sekuritas hybrid yang menghimpun modal tambahan tanpa mengurangi ekuitas utama, sekaligus memberikan fleksibilitas pembayaran dividen. Karena sifatnya yang perpetual, AT1 tidak memiliki tanggal jatuh tempo, dan dividend dapat ditangguhkan bila kondisi keuangan bank memerlukan.

  • Jumlah penawaran: US$700 juta (≈ Rp11,9 triliun).
  • Oversubscribe: 3,6 kali lipat permintaan pasar.
  • Tujuan: Memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) BNI.
  • Manfaat bagi investor: Potensi yield yang kompetitif dan eksposur pada sektor perbankan Indonesia.

Penguatan modal ini diharapkan dapat mendukung ekspansi BNI dalam layanan digital, pembiayaan korporasi, serta meningkatkan ketahanan terhadap risiko makroekonomi. Selain itu, dengan rasio CET1 yang lebih tinggi, BNI dapat menambah kapasitas pemberian kredit tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.

Reaksi pasar menunjukkan peningkatan harga saham BNI setelah pengumuman penawaran, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan bank. Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan otoritas keuangan Indonesia yang mendorong perbankan memperkuat fondasi modal untuk menghadapi tantangan global.