Peluncuran Implementasi QRIS Antarnegara ke China
Peluncuran Implementasi QRIS Antarnegara ke China

Peluncuran Implementasi QRIS Antarnegara ke China

LintasWarganet.com – 30 April 2026 | Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, bersama Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, memimpin acara peluncuran implementasi QRIS lintas negara ke China pada Senin, 29 April 2026. Acara yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, menandai langkah strategis memperluas ekosistem pembayaran digital Indonesia ke pasar internasional.

QRIS, standar kode QR nasional yang memungkinkan transaksi pembayaran non-tunai secara seragam, kini dapat digunakan oleh pedagang dan konsumen di kedua negara. Integrasi ini melibatkan kerja sama teknis antara Bank Indonesia, OJK, serta otoritas pembayaran China, termasuk UnionPay dan Alipay.

Berikut poin utama yang disampaikan dalam peluncuran:

  • Standarisasi lintas negara: QRIS akan berfungsi tanpa hambatan antara sistem pembayaran Indonesia dan China, memudahkan wisatawan, pelaku usaha, dan e‑commerce.
  • Keamanan data: Sistem enkripsi ganda dan protokol otentikasi berlapis diterapkan untuk melindungi informasi transaksi.
  • Efisiensi biaya: Penggunaan QRIS mengurangi kebutuhan infrastruktur fisik, menurunkan biaya transaksi bagi pedagang kecil.
  • Dukungan regulasi: OJK dan Bank Indonesia menyiapkan regulasi khusus untuk memfasilitasi konversi mata uang dan penyelesaian pembayaran secara real‑time.

Perry Warjiyo menekankan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat daya saing Indonesia di pasar digital Asia. “Dengan QRIS antarnegara, kami membuka peluang baru bagi UMKM untuk menembus pasar China dan sebaliknya,” ujarnya.

Friderica Widyasari menambahkan bahwa regulasi yang adaptif dan pengawasan ketat akan memastikan perlindungan konsumen serta stabilitas sistem keuangan. Ia juga menyoroti potensi peningkatan volume transaksi lintas batas yang diproyeksikan mencapai US$1,2 miliar pada akhir 2027.

Implementasi teknis diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga 2026, dengan fase uji coba terbatas di kota-kota perdagangan utama seperti Jakarta, Surabaya, Shanghai, dan Guangzhou. Setelah uji coba berhasil, QRIS akan tersedia secara nasional di kedua negara.

Peluncuran ini diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi Indonesia‑China, mendorong inklusi keuangan, serta mempercepat transformasi digital di sektor pembayaran.