Kata Maman Abdurrahman, Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berdampak ke UMKM
Kata Maman Abdurrahman, Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berdampak ke UMKM

Kata Maman Abdurrahman, Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berdampak ke UMKM

LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Maman Abdurrahman menegaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak akan memberikan tekanan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, mayoritas pelaku UMKM masih mengandalkan BBM bersubsidi yang harganya tetap stabil.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Maman mengungkapkan bahwa hampir seluruh UMKM menggunakan BBM subsidi untuk operasional harian, seperti kendaraan pengiriman, transportasi penumpang, dan mesin produksi kecil. Karena itu, mereka tidak akan merasakan dampak langsung dari penyesuaian tarif BBM nonsubsidi yang baru-baru ini diumumkan pemerintah.

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan oleh Maman:

  • Rasio penggunaan BBM subsidi oleh UMKM diperkirakan mencapai lebih dari 80 persen.
  • Tarif BBM nonsubsidi naik sebesar 1.000 rupiah per liter, namun tidak mempengaruhi harga BBM bersubsidi.
  • Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan BBM subsidi dengan memastikan pasokan yang cukup di seluruh daerah.

Maman juga menambahkan bahwa pemerintah terus memantau situasi ekonomi mikro dan siap memberikan bantuan tambahan bila diperlukan. “Kebijakan ini diambil untuk menyeimbangkan kebutuhan fiskal negara tanpa mengorbankan keberlangsungan UMKM,” ujarnya.

Di samping itu, kementerian berencana melakukan sosialisasi lebih lanjut kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya efisiensi energi dan penggunaan kendaraan berbahan bakar alternatif. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan ketergantungan pada BBM dan meningkatkan daya saing usaha kecil.

Para pengamat ekonomi mencatat bahwa meskipun dampak langsung pada UMKM mungkin minim, kenaikan BBM nonsubsidi dapat mempengaruhi sektor transportasi dan logistik yang menggunakan bahan bakar non‑subsidi, yang pada gilirannya dapat menambah biaya operasional bagi sebagian pelaku UMKM yang mengandalkan layanan tersebut.