Kemenhan Sampaikan Duka Cita, Praka Rico Gugur Lebanon Usai Perawatan Medis

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Prajurit Katon (Praka) Rico Pramudia di Lebanon. Praka Rico, yang bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), menghabiskan hari-harinya di rumah sakit Beirut setelah menjalani perawatan medis intensif akibat luka berat yang diderita saat melaksanakan tugas.

Berikut rangkuman kronologis kejadian:

Tahapan Waktu Keterangan
Penugasan ke UNIFIL Juli 2023 Praka Rico bergabung dalam pasukan Indonesia yang ditempatkan di zona konflik Lebanon.
Kecelakaan/Luka 15 Januari 2024 Terjadi insiden yang menyebabkan luka berat pada tubuhnya. Ia langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.
Perawatan di Beirut Januari‑Februari 2024 Menjalani perawatan intensif di rumah sakit Beirut, namun kondisi tidak menunjukkan perbaikan signifikan.
Meninggal dunia 28 Februari 2024 Praka Rico dinyatakan meninggal dunia setelah tim medis menyatakan tidak ada harapan pemulihan.

Menteri Pertahanan Budi Arie Setiadi menyampaikan, “Kami sangat berduka atas kepergian saudara kami, Praka Rico Pramudia. Pengorbanannya dalam menjalankan tugas menjaga perdamaian tidak akan pernah kami lupakan. Keluarga, rekan-rekan, dan seluruh elemen TNI dipanggil untuk memberikan dukungan penuh pada masa berduka ini.”

Reaksi dari lingkungan militer dan masyarakat luas juga mengalirkan rasa hormat. Banyak rekan sepasukan yang menuliskan pesan kenangan, sementara keluarga almarhum menerima penghormatan terakhir sesuai prosedur militer.

  • Praka Rico Pramudia merupakan prajurit berusia 28 tahun dengan rekam jejak pengabdian yang bersih.
  • Ia merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang aktif berperan dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan Lebanon.
  • Kematian ini menambah beban emosional bagi pasukan Indonesia yang masih bertugas di zona konflik.

Dalam upaya menghormati jasa-jasanya, Kementerian Pertahanan berjanji akan terus mendukung keluarga almarhum serta memastikan prosedur pemakaman dilakukan dengan hormat dan sesuai aturan militer.