Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026

LintasWarganet.com – 24 April 2026 | PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama entitas anaknya mencatat kenaikan kredit sebesar 5,6% secara tahunan pada kuartal pertama tahun 2026, menyentuh total Rp994 triliun. Peningkatan ini menunjukkan kekuatan portofolio kredit BCA di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai kredit BCA pada kuartal I-2025 diperkirakan sekitar Rp942 triliun. Lonjakan sebesar Rp52 triliun tersebut mencerminkan peningkatan permintaan kredit baik dari sektor korporasi maupun ritel.

Periode Nilai Kredit (Triliun Rupiah) Pertumbuhan YoY
Kuartal I 2025 942
Kuartal I 2026 994 +5,6%

Faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini antara lain peningkatan aktivitas usaha setelah pemulihan pasca‑pandemi, program digitalisasi layanan perbankan yang menarik lebih banyak nasabah, serta kebijakan suku bunga yang relatif stabil. BCA juga memperluas jaringan produk kredit, termasuk kredit mikro, kredit kendaraan bermotor, dan pembiayaan modal kerja untuk usaha kecil menengah (UKM).

Analisis industri menilai bahwa BCA berada di posisi kompetitif yang kuat, mengingat pangsa pasar kreditnya yang konsisten berada di atas 20% dari total kredit perbankan di Indonesia. Namun, bank tetap harus mengawasi kualitas aset mengingat potensi risiko kredit makroekonomi yang dapat muncul.

Ke depan, BCA menargetkan pertumbuhan kredit tahunan di kisaran 6‑7% dengan fokus pada digital lending, peningkatan penyaluran kredit produktif, serta memperkuat manajemen risiko untuk menjaga kesehatan portofolio.