LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengajukan serangkaian pertanyaan kepada Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai mekanisme pengawasan keamanan pangan produk MBG (Makanan Berbasis Gula). Pertanyaan tersebut disampaikan dalam rapat komisi pada tanggal 26 April 2024.
- Anggaran: DPR menyoroti alokasi dana BPOM untuk program pengawasan MBG dan meminta rincian penggunaan anggaran serta efektivitasnya.
- Sertifikasi: Komisi meminta kejelasan prosedur sertifikasi produk MBG, termasuk standar yang diterapkan dan mekanisme verifikasi kualitas.
- Pengawasan preventif: DPR menanyakan langkah-langkah pengawasan preventif yang diintegrasikan dalam Rencana Detail Pengawasan (RDP) Jakarta, serta koordinasi dengan dinas terkait.
Dalam jawabannya, Kepala BPOM menegaskan bahwa lembaga telah meningkatkan frekuensi inspeksi, memperluas kerja sama dengan dinas kesehatan dan kebersihan Jakarta, serta mengalokasikan anggaran khusus tahun ini untuk memperkuat laboratorium dan kapasitas audit.
Namun, pimpinan Komisi IX menilai masih terdapat celah dalam pelaksanaan, terutama terkait transparansi data inspeksi, kecepatan proses sertifikasi, dan publikasi hasil pengawasan. Ia menuntut laporan periodik yang dapat diakses publik serta peninjauan kembali kebijakan yang dianggap masih longgar.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa BPOM akan menyampaikan laporan tertulis dalam dua minggu ke depan dan memperkuat koordinasi dengan Komisi IX untuk memperbaiki mekanisme pengawasan keamanan pangan MBG.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet