Noor Faridah dan Roro Anka Nurasti, Pelaut Perempuan Pertamina Patra Niaga di Balik Distribusi Energi

LintasWarganet.com – 21 April 2026 | Di balik jaringan distribusi energi yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia bahkan menembus jalur internasional, terdapat dua sosok pelaut perempuan yang mengukir prestasi di Pertamina Patra Niaga. Noor Faridah dan Roro Anka Nurasti menjadi contoh nyata bahwa kompetensi dan dedikasi tidak mengenal batas gender dalam industri maritim.

Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan energi milik negara, bertanggung jawab atas transportasi, penyimpanan, dan penyaluran produk-produk minyak serta gas. Sebagai perusahaan yang mengoperasikan armada kapal tanker dan bargenya, peran awak kapal sangat krusial untuk memastikan pasokan energi tetap stabil.

Noor Faridah memulai kariernya sebagai teknisi kelautan setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Angkatan Laut. Setelah beberapa tahun bertugas di kapal kargo, ia bergabung dengan Patra Niaga dan naik jabatan menjadi Chief Engineer di sebuah tanker LPG. Roro Anka Nurasti, lulusan jurusan Transportasi Laut, menapaki jalur manajerial sebagai Deck Officer dan kini menjabat sebagai Chief Officer pada kapal tanker diesel yang melayani rute domestik dan lintas negara.

Kedua pelaut ini harus menghadapi tantangan khas industri kelautan, mulai dari kondisi laut yang keras, jam kerja yang tidak menentu, hingga stereotip gender yang masih melekat. Namun, melalui pelatihan intensif, sertifikasi internasional, dan dukungan kebijakan internal perusahaan yang mendorong keberagaman, mereka berhasil menembus batasan tradisional.

Kontribusi mereka dapat dilihat dari beberapa pencapaian penting:

  • Menjaga tingkat keamanan operasional kapal di atas 99,5% selama tiga tahun berturut‑turut.
  • Mengoptimalkan proses loading dan unloading sehingga waktu turnaround berkurang rata‑rata 12%.
  • Berperan dalam proyek ekspor LPG ke Asia Tenggara, meningkatkan volume pengiriman tahunan sebesar 8%.

Keberhasilan Noor dan Roro tidak hanya memperkuat posisi Pertamina Patra Niaga dalam rantai pasok energi nasional, tetapi juga membuka peluang bagi lebih banyak perempuan untuk berkarier di bidang maritim. Menurut data internal perusahaan, jumlah wanita di deck crew meningkat 15% dalam lima tahun terakhir.

Ke depan, Patra Niaga berencana memperluas armada hijau dengan kapal berbahan bakar LNG, dan kedua pelaut ini telah terlibat dalam perencanaan program pelatihan khusus bagi awak kapal wanita. Dengan semangat dan kompetensi yang terus berkembang, mereka menjadi pionir dalam memastikan energi Indonesia tetap mengalir, baik di perairan nusantara maupun di panggung internasional.