Selat Hormuz Dibuka, Dua Kapal Tanker Pertamina Siap Melintas Keluar

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Setelah sekian lama menjadi titik rawan di jalur pelayaran internasional, Selat Hormuz kini kembali dibuka untuk lalu lintas kapal. Pembukaan ini memungkinkan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) untuk melanjutkan rute ekspor minyak mentah ke pasar global.

Pertamina telah menyiapkan passage plan yang detail, mencakup koordinasi dengan otoritas maritim regional, pemantauan kondisi cuaca, serta prosedur keamanan khusus. Kedua kapal, yang masing-masing berkapasitas lebih dari 200.000 deadweight tonnage, diperkirakan akan menyeberangi selat dalam beberapa hari ke depan, membawa muatan minyak mentah dari lapangan produksi di Indonesia menuju pelabuhan tujuan di Asia dan Eropa.

  • Rute yang dipilih melewati titik terpenting Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia.
  • Pengawasan keamanan dilakukan secara real‑time oleh tim navigasi Pertamina bersama otoritas pelayaran internasional.
  • Estimasi waktu tempuh dari pelabuhan asal hingga keluar Selat Hormuz diperkirakan sekitar 3‑4 hari, tergantung kondisi laut.

Pembukaan kembali Selat Hormuz tidak hanya mengurangi tekanan pada jalur suplai minyak dunia, tetapi juga memberi sinyal stabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah. Bagi Indonesia, kemampuan mengirimkan minyak melalui jalur utama ini penting untuk menjaga kepercayaan pembeli luar negeri dan memastikan pendapatan negara dari sektor energi tetap optimal.

Para analis pasar menilai bahwa keberhasilan pelayaran ini dapat menurunkan volatilitas harga minyak di pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai eksportir energi yang andal. Pertamina pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi keamanan dan menyesuaikan rencana operasional demi kelancaran distribusi energi nasional.