LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Prof. Jimly Asshiddiqie, pakar hukum tata negara terkemuka, menegaskan bahwa independensi lembaga peradilan menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan kekuasaan di Indonesia. Menurutnya, hakim tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, melainkan sebagai penyeimbang antara eksekutif dan legislatif, terutama di Mahkamah Konstitusi (MK) yang memiliki wewenang menguji konstitusionalitas peraturan.
Jimly menyoroti beberapa tantangan yang mengancam kebebasan yudisial, antara lain intervensi politik, tekanan ekonomi, serta kurangnya perlindungan bagi hakim yang berani mengambil keputusan kontroversial. Ia menekankan bahwa setiap upaya untuk mempengaruhi keputusan hakim, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Jimly mengusulkan langkah-langkah konkret, antara lain:
- Memperkuat mekanisme seleksi hakim yang transparan dan berbasis merit, sehingga kualitas dan integritas terjaga.
- Meningkatkan kesejahteraan hakim melalui remunerasi yang layak, sehingga mereka tidak tergoda oleh tekanan eksternal.
- Mengembangkan sistem perlindungan hukum bagi hakim yang menghadapi ancaman atau intimidasi terkait putusan mereka.
- Menegakkan prinsip pemisahan kekuasaan secara tegas dalam konstitusi dan peraturan pelaksanaannya.
Jimly juga menekankan pentingnya edukasi publik tentang peran yudikatif. Menurutnya, masyarakat yang memahami fungsi dan batasan lembaga peradilan akan lebih kritis dalam menilai keputusan pengadilan dan lebih mendukung upaya reformasi hukum.
Dengan menegakkan independensi peradilan, Indonesia dapat memperkuat supremasi hukum, menjamin keadilan yang merata, serta menghindari konsentrasi kekuasaan yang dapat menimbulkan penyalahgunaan. Jimly menutup dengan harapan bahwa seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, parlemen, hingga masyarakat luas, bersedia berkolaborasi demi mewujudkan sistem peradilan yang bebas, adil, dan kredibel.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet