Purbaya Klaim Rating Kredit Utang RI Masih Stabil, S&P Pertahankan Level BBB

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa rating kredit Indonesia tetap stabil pada level BBB, sebagaimana dipertahankan oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P). Pernyataan ini disampaikan setelah S&P meninjau kembali penilaian risiko negara dan menemukan bahwa rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) serta penerimaan pajak terus mengalami perbaikan.

  • Rating BBB: Menandakan kemampuan negara untuk memenuhi kewajiban keuangan meski ada risiko ekonomi global.
  • Rasio Utang/PDB: Stabil di bawah batas kritis 40%.
  • Penerimaan Pajak: Meningkat, mendukung likuiditas fiskal.
  • Prospek: S&P menilai prospek ekonomi Indonesia tetap positif asalkan reformasi struktural terus dilaksanakan.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk melanjutkan program penguatan fiskal, termasuk penyesuaian belanja publik, peningkatan efisiensi layanan, serta pengembangan basis pajak yang lebih luas. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas rating kredit sekaligus menurunkan biaya pinjaman luar negeri.

Stabilnya rating kredit memberikan sinyal positif bagi investor asing, yang dapat mempengaruhi arus masuk modal dan memperkuat nilai tukar rupiah. Namun, S&P juga memperingatkan bahwa ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar global tetap menjadi faktor risiko yang perlu dipantau.