Dari Ekspor ke Proper Hijau, Ceria Tancap Gas Wujudkan Tambang Ramah Lingkungan
Dari Ekspor ke Proper Hijau, Ceria Tancap Gas Wujudkan Tambang Ramah Lingkungan

Dari Ekspor ke Proper Hijau, Ceria Tancap Gas Wujudkan Tambang Ramah Lingkungan

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Perusahaan tambang logam Ceria menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan. Dalam dua tahun terakhir, Ceria berhasil meningkatkan ekspor feronikel ke pasar Asia sekaligus meraih penghargaan Proper Hijau 2024-2025, menandai langkah signifikan menuju pertambangan yang lebih bersih.

Ekspor Feronikel ke Asia

Ceria mengirimkan feronikel berkualitas tinggi ke beberapa negara di Asia, termasuk China, India, dan Vietnam. Peningkatan volume ekspor mencapai 25% dibandingkan tahun sebelumnya, membantu mengurangi defisit impor logam strategis di kawasan tersebut.

Negara Tujuan Volume (ton)
China 12,000
India 7,500
Vietnam 3,200

Inovasi Ramah Lingkungan

Untuk memperoleh sertifikat Proper Hijau, Ceria mengimplementasikan serangkaian teknologi dan kebijakan yang menurunkan dampak lingkungan:

  • Penggunaan gas alam sebagai bahan bakar utama pada proses smelting, menggantikan bahan bakar berbasis batu bara.
  • Penerapan sistem pemantauan kualitas udara secara real‑time yang terintegrasi dengan pusat kendali.
  • Pengelolaan limbah tailings melalui teknik dry stacking, mengurangi risiko pencemaran air tanah.
  • Rehabilitasi lahan pasca‑tambang dengan penanaman kembali vegetasi asli.

Dampak dan Prospek

Dengan kombinasi ekspor yang kuat dan praktik pertambangan berkelanjutan, Ceria tidak hanya meningkatkan kontribusi devisa negara tetapi juga memperkuat reputasinya sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab. Analisis internal memperkirakan bahwa penerapan gas alam dapat menurunkan emisi CO₂ sebesar 30% dibandingkan metode tradisional.

Ke depan, Ceria menargetkan ekspansi kapasitas produksi hingga 20% dan berencana memperluas sertifikasi lingkungan ke lokasi tambang lainnya. Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang semakin menuntut standar keberlanjutan.