Sepuluh Sekolah di Sumba Timur Ikuti Inisiatif ‘Menginspirasi Generasi Inovator’
Sepuluh Sekolah di Sumba Timur Ikuti Inisiatif ‘Menginspirasi Generasi Inovator’

Sepuluh Sekolah di Sumba Timur Ikuti Inisiatif ‘Menginspirasi Generasi Inovator’

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Inisiatif pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diselenggarakan oleh MR D.I.Y. resmi diluncurkan dengan program bertajuk “Menginspirasi Generasi Inovator”. Program ini menargetkan sepuluh sekolah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, sebagai pionir penerapan metode pembelajaran interaktif yang menumbuhkan kreativitas dan kemampuan problem‑solving siswa.

Tujuan utama program adalah meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang sains dan teknologi, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi sejak usia dini. Melalui rangkaian kegiatan praktis, siswa diajak merancang proyek sederhana, menguji hipotesis, serta mempresentasikan hasilnya di depan guru dan orang tua.

  • Pengadaan kit STEM lengkap berupa sensor, modul mikrokontroler, dan bahan baku proyek.
  • Pelatihan guru selama tiga hari oleh tim ahli MR D.I.Y. dan akademisi lokal.
  • Workshop kreatif bagi siswa yang mencakup pembuatan robot, eksperimen kimia, dan desain produk ramah lingkungan.
  • Kompetisi inovasi antar‑sekolah dengan hadiah beasiswa dan pendanaan proyek lanjutan.

Berikut daftar sepuluh sekolah yang terpilih:

  1. SDN 01 Koriwu
  2. SDN 02 Katala
  3. SDN 03 Koka
  4. SMPN 01 Koriwu
  5. SMPN 02 Katala
  6. SMPN 03 Koka
  7. SMAN 01 Koriwu
  8. SMAN 02 Katala
  9. SMAN 03 Koka
  10. SMK N 1 Koriwu

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, Bapak Imanuel N. Nara, menyatakan bahwa program ini diharapkan menjadi model replicable bagi wilayah lain. “Dengan memberikan akses kepada siswa untuk berkreasi menggunakan teknologi modern, kami ingin menyiapkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Pihak MR D.I.Y. juga menambahkan komitmen jangka panjang berupa pendampingan teknis, pemeliharaan peralatan, dan evaluasi tahunan untuk memastikan keberlanjutan program.

Implementasi inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar di bidang STEM, mengurangi kesenjangan digital, dan menumbuhkan budaya inovasi di komunitas pendidikan Sumba Timur.