LintasWarganet.com – 11 April 2026 | Epic Games mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan sebuah game bergenre extraction shooter yang terinspirasi dari kesuksesan ARC Raiders, dengan menampilkan karakter‑karakter ikonik Disney. Proyek ini merupakan bagian utama dari kolaborasi strategis antara dua raksasa hiburan yang dimulai sejak investasi sebesar US$1,5 miliar Disney ke Epic pada tahun 2024.
Latar Belakang Kolaborasi
Investasi tersebut dimaksudkan untuk memperluas jejak Disney di ranah game interaktif sekaligus memberikan Epic Games sumber daya finansial untuk memperluas portofolio di luar Fortnite dan Unreal Engine. Sejak itu, Disney dan Epic telah menyisipkan skin‑skin seperti Buzz Lightyear dan Emperor Zurg ke dalam Fortnite, serta meluncurkan mode kreasi berbasis Star Wars. Kini, kerja sama tersebut mengarah pada tiga judul baru, di mana game ekstraksi menjadi yang paling menonjol.
Desain Game dan Jadwal Rilis
Game yang belum diberi nama ini direncanakan akan diluncurkan pada November 2026. Mekaniknya diperkirakan mirip dengan ARC Raiders, yaitu pemain mengendalikan satu atau lebih karakter untuk melawan gelombang musuh, mengumpulkan loot, dan berusaha mencapai zona ekstraksi yang aman. Uniknya, karakter yang dapat dipilih meliputi tokoh‑tokoh Disney yang belum pernah muncul dalam mode tembak‑tembakan, membuka potensi narasi lintas alam semesta yang luas.
Respon Internal dan Tantangan Kreatif
Beberapa sumber internal mengungkapkan bahwa tim pengembang memiliki kekhawatiran terkait orisinalitas gameplay. Kritik menyebut mekanik “tidak sangat baru” dan menilai bahwa adaptasi Disney ke dalam kerangka extraction shooter belum sepenuhnya teruji. Namun, sebagian lain tetap optimis, menilai bahwa penyempurnaan elemen‑elemen inti dapat menghasilkan produk yang kompetitif di pasar yang kini didominasi oleh judul‑judul seperti Fortnite, Call of Duty: Warzone, dan Escape from Tarkov.
Pernyataan Resmi
Liz Markman, Senior Director of Global Communications Epic Games, menegaskan bahwa kritik internal “tidak mencerminkan ambisi kolaborasi dengan Disney”. Ia menambahkan, “Kami sedang membangun alam semesta game dan hiburan baru yang menggabungkan pengalaman Disney dengan teknologi Epic.” Sementara itu, pernyataan resmi Disney menekankan komitmen jangka panjang terhadap kerjasama ini, menyatakan bahwa “kekuatan kolaboratif kami tetap kuat dan tidak berubah”.
Situasi Perusahaan Pasca‑Pemutusan Hubungan Kerja
Pengumuman proyek ini muncul tak lama setelah Epic Games melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawan pada kuartal pertama 2026, mengindikasikan penurunan engagement pada Fortnite serta tekanan keuangan. Bersamaan dengan PHK, Epic menutup beberapa mode dalam Fortnite seperti Rocket Racing, Ballistic, dan Festival Battle Stage. Langkah‑langkah restrukturisasi ini menambah tekanan pada tim pengembang untuk memberikan hasil komersial yang signifikan.
Dampak Pasar dan Harapan
Jika berhasil, game ekstraksi Disney‑Epic dapat menjadi titik balik yang penting bagi kedua perusahaan. Dengan dukungan IP Disney yang kuat, potensi monetisasi melalui skin, battle pass, dan integrasi layanan streaming dapat meningkatkan pendapatan. Di sisi lain, keberhasilan proyek ini dapat memperkuat posisi Epic dalam kompetisi industri game yang semakin terfragmentasi.
Secara keseluruhan, kolaborasi ini menandai fase baru dalam strategi pertumbuhan kedua perusahaan. Meskipun terdapat tantangan internal dan latar belakang keuangan yang menantang, harapan pasar tetap tinggi. Peluncuran pada November 2026 akan menjadi momen penting untuk mengukur sejauh mana sinergi antara kreativitas Disney dan kecanggihan teknologi Epic dapat menghasilkan produk yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengukir jejak komersial yang kuat.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet